Thursday, 31 August 2017

Agenda Hearing DPRD, DLH dengan PT.Musim Mas ditunda

 
{[["☆","★"]]}

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura.SE,M.Si.
Dinamika Kepri - Jadwal Hearing Komisi III DPRD Kota Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, PT.Musim Mas dan LPM Kabil, hari ini batal dilakukan lantaran terbentur dengan padatnya jadwal agenda DPRD, demikian terang oleh Ketua Komisi III Nyanyang Haris Pratamura SE kepada media, Kamis (31/8/2017) siang.

"Harusnya memang hari ini Hearing dilakukan, tetapi karena melihat agenda padat hari ini,  terpaksa diundur dulu sampai minggu depan. Ya.. itu pasti kita Hearingkan," kata Nyanyang memastikan.

Selain itu Nyanyang juga mengatakan, katanya jika PT.Musim Mas terbukti melakukan kesalahan, izin operasi perusahaan akan di cabut.

" Ya..kalau memang terbukti bersalah, kita akan minta Pemerintah untuk mencabut izin usahanya." tegas Nyanyang.

Sebelumnya tanggal 27 Juli 2017 PT.Musim Mas, perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit beralamat di kawasan industri Jalan Raya Pelabuhan CPO Kabil - Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, kedapatan warga membuang dan menimbun limbah jenis Spent Bleaching Earth (SBE) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Kabil, Batam.

Sebulan dari itu, pada tanggal 27 Agustus 2017 lokasi penimbunan limbah telah terpasang garis Police Line. Menurut informasi dari warga setempat dilingkungan TPA menuturkan, Police Line itu di pasang oleh Kenterian Linkungan Hidup (KLH) pusat.

Selain itu warga sekitar TPA melalui LPM Kabil meminta agar aksi penimbunan Limbah dari PT. Musim Mas tersebut dapat segera dihentikan oleh Pemerintah, sebab sudah meresahkan kehidupan warga di sekitar TPA.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 jelas dikatakan, bahwa limbah SBE masuk dalam kategori limbah berbahaya (B3) karena dapat mengakibatkan pencemaran dan perusakan lingkungan hidup.

Sesuai Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup tercantum pada pasal 69 menyatakan, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup, atau membuang B3 dan Limbah B3 ke Media Lingkungan Hidup.

Kendati limbah itu berjenis limbah berbahaya, namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Ir.Dendi Purnomo menyatakan itu bukanlah limbah berbahaya. (Ag)

Editor : Agus Budi T