Sunday, 9 July 2017

Taman wisata kolam Sekupang memprihatinkan, Siang sepi pengunjung malam ramai pemancing


Taman kolam sekupang
Taman wisata kolam Sekupang, Batam.

Batam, Dinamika Kepri - Kondisi Taman wisata kolam Danau Keramat Sekupang yang biasanya ramai setiap hari liburnya, kini semakin memprihatinkan, pasal minat masyarakat kurang lantaran jumlah ikan-ikan yang biasa terlihat ngampung ditepi kolam ini, tampak semakin berkurang karena dipancingi. Kendati sudah dilarang keras namun setiap malam masih kerap dipancingi orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Siang sepi pengunjung namun malamnya ramai pemancing. Tidak tahu apa yang terjadi, apakah karena kurang pengawasan atau memang telah di izinkan, sebab jika sudah malam tidak satu pun orang tidak terlihat menjaga kolam ini hingga membuat para pemancing bisa leluasa.

Padahal tempat ini sudah dijadikan menjadi salah satu pendapat daerah Batam yaitu dari parkirnya. Setiap hari mulai pagi hingga sampai sore hari, tempat ini dijaga petugas parkir dimana setiap pengendara sepeda motor dikenakan tarif parkir Rp 2000.

"Sudah 3 bulan saya jaga parkir di sini, saya juga bukan di suruh OKP tetapi rekomendasi dari Dinas Perhubungan kota Batam. Ya..lumayanlah kalau hari libur begini ramai sedikit," kata Tampubolon.

Menanggapai adanya pemancing nakal gentayangan pada setiap malamnya di kolam itu, petugas parkir tersebut enggan menjawab.

Selain itu lokasi sekitar Taman Kolam Sekupang ini juga sangat kotor, sampah-sampah bekas makanan ringan berserakan di setiap tempat. Para pedagang yang memjajakan makanan ikan dan gerobak-gerobak pedagang makanan juga menyemakkan lokasi ini.

Saat ini papan pengumuman larangan untuk memancing di kawasan kolam ini sudah terpampang, namun tidak bisa dipastikan, apakah itu pengumuman tersebut mampu menghentikan aksi pemancing.

"Susah mau melarangnya, mereka bukan satu dua orang, mereka banyak. Gak percaya? lihat saja kalau sudah tengah malam, kolam ini ramai pemancing macam pasar. Habis mau gimana lagi." kata pengunjung.(Ag)

Editor : Agus Budi T