Wednesday, 26 July 2017

Resnarkoba Polda Kepri musnahkan barang bukti sabu 1,3 Kg


Batam, Dinamika Kepri - Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga bersama Wadir Resnarkoba Polda Kepri, hari ini melakukan kegiatan konfrensi Pers tentang Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dilaksanakan di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri oleh Kabid Humas Polda Kepri dihadiri oleh Perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPOM, LSM Granat, Rabu (26/7/2017).

Adapun barang bukti yang dimusnakan yakni 1302 gram narkotika jenis sabu. Namun tidak semua dimusnakan sebab 50 gram di sisakan guna pemeriksaan Puslabor dan 4 gram lagi barang bukti untuk persidangan di pengadilan.

Pemusnahan barang bukti ini terdiri dari perkara hasil LAPORAN POLISI NO : LP – A / 84 / VI / 2017 / SPKT – Kepri tanggal 21 Juni 2017 dan LAPORAN POLISI NO : LP – A / 85 / VI / 2017 / SPKT – Kepri tanggal 21 Juni 2017.

Kepada media Wadir Resnarkoba Polda Kepri menerangkan tentang awal kronologis sebelum penangkapan para pelakunya.

Kata dia, pada hari selasa tanggal 20 Juni 2017 sekira pukul 22.00 wib Ditresnarkoba yang lalu mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang memiliki serta mengedarkan narkotika jenis sabu dengan ciri-ciri seorang wanita dan laki-laki menggunakan mobil Suzuki Ertiga warna merah dan setelah mendapat informasi tersebut  anggota langsung melakukan observasi disekitaran KDA Batam Centre.

Setelah itu pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2017 sekira pukul 00.25 wib didapati ciri-ciri mobil tersebut berada dilampu merah KDA Batam Centre kemudian langsung mengamankan mobil, didalam mobil terdapat dua orang yaitu satu orang laki-laki dengan inisial A.H dan satu orang perempuan dengan inisial EK kemudian dilakukan penggeledahan, dari tangan EK ditemukan satu bungkus plastik hitam yang berisi sabu sebanyak 321 gram.

Dari keterangan EK yaitu memperoleh Sabu dari orang yang tidak dikenal di depan Alfamart Uniba Kota Batam dengan ciri-ciri badan tinggi, kurus, kulit putih,masih muda, pakai kopia, baju kemeja atas suruhan oleh R yang ditahan di Rutan kelas II A Batam. setelah dilakukan pengecekan terhadap CCTV Alfamart diketahui bahwa yang menyerahkan sabu sama dengan ciri-ciri S alias IJ alias JG, kemudian dilakukan penangkapan terhadap S alias IJ alias JG dikontrakannya.

Berikutnya pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2017, sekira pukul 07.00 wib anggota Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa ada 1 orang laki-laki yang sedang membawa Narkotika jenis Sabu di jalan Hang Jebat Kec Nongsa, lalu dilakukan pendalaman terhadap informasi tersebut kemudian anggota Ditresnarkoba mendatangi tempat tersebut melihat dari arah yang berlawanan ada 1 orang laki-laki yang sedang dibonceng sepeda motor ada membawa kotak es batu yang diletakkan diatas paha sebelah kanan dan ciri-ciri nya sama dengan yang diinformasikan oleh Masyarakat.

Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap inisial K yang dibonceng oleh inisial S yang sebagai tukang ojek  terdapat 1bungkus plastik merk GUANYINWANG yang berisikan Kristal bening diduga sabu dan dikantong sebelah kiri ditemukan Handphone merk Nokia type RM-1134 warna hitam milik inisial K. Kemudian dilakukan introgasi bahwa  kristal bening tersebut didapat dari Inisial A.

Selanjutnya anggota Ditresnarkoba Polda Kepri menyuruh inisial K menunjukkan rumah inisial A. Setelah sampai dirumah saudara A dilakukan penggeledahan ditemukan didalam kantong belakang sebelah kanan 1lembar KTP, diatas tempat tidur ditemukan 1 unit Handphone merk Nokia type RM-908 Warna hitam dan 1 unit Handphone merk ever cross warna putih, kemudian ditanyakan kepada saudara A dari mana mendapati sabu tersebut, dia menyatakan memperoleh dari seorang yang tidak tahu namanya yang berada di Out of Port Limit (OPL).

Selanjut nya kedua tersangka beserta barang bukti di bawa ke Direktorat Resnarkoba Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut.

Dan atas perbuatannya para pelaku tersebut dikenakan Pasal 114 ayat (1), (2) dan atau pasal 112 ayat (1), (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Ril)