Wednesday, 19 July 2017

Kapolda Kepri bekali keterampilan bagi personel yang akan segera pensiun

 


Batam, Dinamika Kepri - Sekira pukul 10.30 Wib, Kabid Humas Polda Kepri melalui Kasubbid Penmas AKBP Edi Santoso, SH menerangkan Tentang Pembukaan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi personel Polda Kepri yang akan memasuki Purna Bakti, Rabu (19/7/ 2017).

Pembukaan Pembekalan dan pelatihan Keterampilan Personel Polda Kepri yang akan memasuki Purna Bakti dilaksanakan di Graha Lancang Kuning Polda Kepri, pada pukul 08.30 wib dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH ,  Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Para pejabat utama Polda Kepri, Tim Pemateri dari PT. BTPN tbk Pusat, serta para hadirin.

Dalam sambutan Kapolda Kepri menyampaikan bahwa jumlah peserta pembekalan dan pelatihan hari ini berjumlah 78 orang personel yang terdiri dari 26 personel Polda Kepri dan 52 personel Polres/Ta jajaran Polda Kepri. Searah dengan tugas dan tanggung jawab Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam memelihara kamtibmas serta selaku aparat negara penegak hukum, di era modern personel Polda Kepri tidak terlepas dari pembinaan sumber daya manusia Polri yang semakin berkembang, hal ini ditandai dengan terjadinya siklus pembinaan sdm mulai dari penyediaan, penggunaan, perawatan dan pengakhiran. Pensiun atau Purna Bakti seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi personel Polda Kepri dan menjadikan personel kurang siap dalam menyongsong purna bhakti tersebut.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan personel Polda Kepri tetap bersemangat dan berkarya meskipun sebentar lagi memasuki Purna Bhakti tersebut. Masa pensiun atau Purna Bhakti janganlah dijadikan sebagai waktu istirahat total dari berbagai kegiatan, akan tetapi harus dijadikan sebagai momentum berkarya lebih baik lagi ditengah-tengah masyarakat. Melalui perspektif tersebut, diharapkan pelatihan bukan merupakan bagian dari pemaksaan, penanaman doktrin atau sesuatu demi kepentingan tertentu yang mematikan sikap kritis dan proses pembodohan.

Justru pada pelatihan inilah kesadaran dibangkitkan, kritis dan bertanggung jawab, menemukan solusi yang nantinya dapat bermanfaat bagi kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup manusia, maka dengan diselenggarakanya pelatihan ini saya mengharapkan munculnya sdm berkualitas dan siap pakai yang berguna bagi masyarakat serta menjadi fasilitator dan inovator dalam kehidupan masyarakat. Materi-materi yang akan disajikan kepada peserta tentunya sangat berguna untuk dijadikan motivasi agar tetap berkarya mengabdi kepada keluarga, bangsa dan negara.


Penekanan Kapolda kepada seluruh peserta pelatihan :
  1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa sebagai upaya untuk membentengi diri, agar selalu dijauhkan dari tindakan yang tercela dan tidak terpuji serta dibimbing ke jalan yang benar.
  2. Manfaatkan waktu yang relatif singkat ini semaksimal mungkin untuk menyerap materi pelatihan yang diberikan oleh para narasumber.
  3. Hindari pelanggaran sekecil apapun diruang – ruang publik yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi polri.
  4. Ikutilah pelatihan ini dengan penuh keseriusan didasari dengan disiplin dan dedikasi yang tinggi, sehingga seluruh kegiatan pelatihan dapat berjalan dengan  tertib dan lancar.
(Ril)