Monday, 17 July 2017

Kapal yang diduga pengangkut 1 ton sabu, Diamankan saat berada di Perairan Tanjung Berakit


Kapal Wanderlust yang diduga membawa 1 ton lebih sabu kini telah diamankan oleh Bea dan Cukai (BC) Batam dan saat ini  masih berlabuh di pelabuhan milik BC Batam di kawasan Tanjung Uncang, Batam, Kepri.

Batam, Dinamika Kepri - Didampingi Kapolda Kepri, Kabinda Kepri, Danlantamal IV, Kepala Bea & Cukai Tibe B Batam, dan perwakilan dari Criminal Investigation Bureau (CIB) Taiwan, Kadiv Humas Mabes Polri bersama Kapolda Metro Jaya, Senin (17/7/2017) sore di pelabuhan Bea Cukai Tanjung Uncang Batam, Kepri, melakukan kegiatan Konferensi Pers terkait penangkapan 1 unit kapal bernama Wanderlust yang diduga sebagai pembawa barang haram narkotika jenis sabu seberat1 Ton lebih.

Kepada media Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol, M. Iriawan mengatakan bahwa kapal yang ditahan saat ini  di pelabuhan Bea Cukai Tanjung Uncang Batam, Kepri tersebut adalah kapal yang diduga digunakan untuk membawa 1 Ton Sabu dari Taiwan yang menuju indonesia saat di kawasan Anyer, Serang, Banten yang mana sebelumnya sabu 1 ton yang dibawanya itu telah ditangkap oleh Tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada hari Kamis (13/7/2017) lalu.


" Kapal ini diduga sebagai pengangkut 1 Ton Sabu yang masuk ke indonesia dimana saat ini barang buktinya telah diamankan di Jakarta, dengan 4 tersangka dan 1 orang meninggal. Kapal ini bernama Wanderlust, Saat diamankan di Perairan Tanjung Berakit kapal ini memakai bendera Sieraleon yaitu salah satu bendera asal Afrika, Kapal ini berwarna putih dan memiliki dimensi panjang 27,9 meter dan lebar 6,9 meter dengan tonase sebesar 135 MT. dari kapal ini 5 tersangka diamanakan,"kata Irjen. Pol. Drs. Mochamad Iriawan, SH.

Kapal Wanderlust yang berasal dari Taiwan ini rencananya akan pulang ke negara asalnya, namun saat  berada perairan Tanjung Berakit, Kepri, Sabtu (15/7/2017), Kapal ini lansung ditangkap oleh aparat Bea dan Cukai (BC) Batam, karena memang sudah menjadi target pencarian seluruh aparat RI yang bertugas di laut.

Saat diamankan kapal sudah tidak bermuatan isi narkoba lagi, namun selain petugas mengamakan 5 orang tersangka termasuk dengan nahkoda kapal juga menemukan 9 ponsel dan 2 unit diduga telepon satelit yang masih terbungkus kotak.(Ag)

Editor : Agus Budi T