Saturday, 29 July 2017

Dari 6, Beko sitaan Bapedalda Batam kini raib lagi

 

Raib lagi, 1 alat berat jenis beko sitaan Bapedalda Batam raib lagi, Sabtu (29/7/2017).
Batam, Dinamika Kepri - Satu dari empat alat berat jenis beko sitaan Bapedalda Batam, Sabtu (29/7/2017) kini raib lagi, dan saat tinggal 3 unit lagi. Dan bukan saat ini saja, pasalnya pada tahun 2016 lalu juga demikian karena sebelumnya jumlah Beko tersebut ada 6 unit.

Selain Beko, sebanyak 4 lori-lori pengangkut pasir pernah ditahan terpakir di depan gedung kantor bersama Batam Center tersebut, juga hilang pada tahun itu.

Perihal hilangnya 1 unit Beko ini, ketika diconfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Batam, Ir. Dendi Purnomo mengatakan tidak, hanya dipinjam pakaikan.

" Dipinjam pakaikan sementara karena banyak komponen hilang, kami juga tidak bisa menungguinya selama 24 jam disana." jawab Dendi.

Aneh bin nyata, barang bukti sitaan dapat dipinjam pakaikan. Begitu juga dengan mobil-mobil lori pengangkut pasir yang raib sebelumnya itu ketika dikonfirmasi, juga dijawabnya telah dipinjam pakaikan. Namun sudah setahun dipinjam pakaikan tetapi sampai saat ini ke-4 lori itu belum dikembalikan oleh orang yang meminjam.

Ada dugaan kalau Bapedalda kota Batam saat ini telah berubah fungsi menjadi tempat penitipan simpan pinjam pakai alat bukti sitaan.

Baca juga :


Begitu juga dengan 2 beko yang raib pada tahun 2016 tersebut, kepada media ini dikatakannya juga telah dipinjam pakaikan kepada satu salah yayasan yag ada di Batam.

Dendi juga menjawab, katanya selain sebagian Beko dipinjam pakaikan, ada juga yang telah dikembalikan karena dari hasil praperadilannya. dan ada juga dikembalikan karena tersangkanya sudah mati.

''Beko ada yang dipinjam pakaikan, ada yang dikembalikan karena memang hasil praperadilannya, ada yang dikembalikan karena tersangka mati," balas Dendi lagi.

Pantuan media ini, setiap tahun barang bukti sitaan Bapedalda kota Batam tersebut memang kerap hilang satu persatu. Dan anehnya, mobil lori dan alat berat itu raibnya disaat menjelangan lebaran maupun sesudah lebaran Idul Fitri seperti saat ini. Ada apa, apakah raibnya barang bukti sitaan itu ada hubungannya dengan uang THR?

Sebelum mengakhiri, pejabat publik yang membidangi 2 jabatan di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Persampahan di kota Batam ini mengatakan, bahwa proses hukum terhadap barang bukti sitaan yang pinjam pakaikannya itu, sampai saat ini masih berlanjut.

" Kalau pinjam pakai berarti proses hukum lanjut, kalau yang dikembalikan berarti tidak lanjut." tandas Ir.Dendi Purnomo. (Ag)

Editor : Agus Budi T