Monday, 17 July 2017

Aliansi Masyarakat Anti Radikalisme Kepri, Dukung Pemerintah Bubarkan HTI


Spanduk di Batam, dukung Pemerintah "Bubarkan HTI"
Batam, Dinamika Kepri - Aliansi Masyarakat Anti Radikalisme Kepri (AMARK) dukung pemerintah untuk membubarkan Ormas-Ormas Radikal yang ada di Indonesia, dimana dukungan tersebut dituangkan di spanduk yang bertuliskan "Bubarkan HTI" di simpang 4 Sei Panas Batam Center, Senin (17/7/2017).

Tidak tahu kapan spanduk ini dibentangkan, namun keberadaannya telah menjadi dan perhatian para pengendara yang berlalu lalang.

Sebelumnya Pemerintah telah menerbitkan peraturan tentang pembubaran ormas yang dianggap radikal dalam Perppu Nomor 2/2017 yang diumumkan pada Rabu (12/7/2017) yang lalu. Namun penerbitan Perppu tersebut tidak semulus seperti yang diharapkan sebab ada penolakan dari sebahagian banyak pihak.

Melihat itu, Aliansi Masyarakat Anti Radikalisme Kepri diduga tidak tinggal diam dan memberikan dukungannya kepada pemerintah, agar ormas tersebut dibubarkan.

Dikutip dari wikipedia.org menuliskan bahwa Hizbut Tahrir bukan hanya ada di indonesia namun ada diberbagai belahan dunia.

Tertulis di wikipedia.org, Hizbut Tahrir adalah organisasi politik antara bangsa Pan Islamis dan fundamentalis, yang menggambarkan "ideologi sebagai Islam", dan tujuannya sebagai penubuhan semula "Khilafah Islam" atau negara Islam.

Hizbut Tahrir berjuang untuk menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya serta untuk mendirikan kembali sistem kekhilafahan.

Hizbut Tahrir merupakan jemaah politik, bukan jemaah kerohanian seperti tarekat, bukan badan ilmiah seperti lembaga agama atau badan penelitian, bukan institusi pendidikan (akademik), dan bukan pula pertubuhan sosial yang bergerak di bidang sosial dan kema­syarakatan. Idea-idea Islam menjadi jiwa, inti dan sekaligus rahsia kelangsungan kelom­poknya.(Wr)