Thursday, 8 June 2017

Untuk pembayaran gaji ke 13 PNS, KPW BI Kepri proyeksikan uang tunai capai Rp 2,06 Triliun


BI Kepri
Ilustrasi, sumber foto : suarantb.com

Batam, Dinamika Kepri - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KPW BI Kepri) memproyeksikan kebutuhan uang tunai jelang ramadhan dan lebaran 2017 mencapai Rp 2,06 Triliun. Kebutuhan akan uang tunai tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya berjumlah sebesar Rp 1,48 Triliun.

Ketika di konfirmasi oleh media, BI Kpw Kepri Kepri mengatakan faktor pendukung meningkatnya kebutuhan uang tunai tersebut yakni karena adanya pembayaran gaji ke 13 (THR) PNS.

" Kebutuhan uang tunai jelang ramadhan dan lebaran 2017 mencapai Rp 2,06 Triliun karena faktor pendukungnya yakni meningkatnya kebutuhan uang tunai tersebut yakni karena adanya pembayaran gaji ke 13/Thr PNS. meningkatnya jumlah hari libur dan faktor lain seperti APBD provinsi/kota/kabupaten dan APBN yang semakin digesa penyerapannya mulai triwulan II 2017.'' ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, Kamis (8/6/2017), 

Seiring dengan membaiknya perizinan sektor konstruksi khususnya perumahan, apartemen dan bangunan lainnya juga menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya kebutuhan uang tunai.

Mengantisipasi peningkatan uang tunai tersebut, KPW BI Kepri melalui layanan operasional melayani penyediaan uang bagi perbankan di kota Batam dan penukaran uang tidak layak edar serta uang yang akan habis masa berlakunya.

Langkah lain yang dipersiapkan KPW BI Kepri yaitu untuk mengantisipasi adanya peningkatan uang tunai tersebut untuk membuka layanan penukaran uang pecahan baik kertas maupun logam melalui kas keliling BI yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 dan 17 juni 2017 mendatang. (Sr)


Editor : Agus Budi T