Friday, 2 June 2017

Tak terima dihentikan, Gojek Batam mengadu ke komisi IV, Joko Mulyono : Kami akan menindak lanjutinya


Gojek batam
Saat Komisi IV DPRD Batam melakukan pertemuan dengan para perwakilan Gojek yang ada di Batam. Dalam pertemuan ini awak Gojek merasa miris dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah atas penghentian aktivitas mereka.

Batam, Dinamika Kepri - Adanya penghentian operasional Gojek di Kota Batam pada tanggal 1 Juni 2017 kemarin, akhirnya menimbulkan keprihatinan terhadap sebagian wakil rakyat di DPRD kota Batam.

Adapun keprihatinan itu langsung disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Bobi Alexander Siregar saat menerima kedatangan puluhan para awak ojek online (Gojek) ke komisinya, Jumat (2/6/2017) sore.

"Saya juga cukup prihatin atas pembekuan Gojek ini. Apalagi mau lebaran, tentu kita tahu sangat membutuhkan uang pemasukan," Kata Bobi dalam pertemuan.


Pemberhentian operasional Gojek di Kota Batam saat ini dinilai adalah suatu tindakan yang krusial. Pasalnya pemberhentian tersebut tanpa ada alasan yang jelas.

Jika dikaji secara mendalam keberadaan Gojek di Kota Batam pastinya juga memberikan banyak manfaat dan kemudahan bahkan keuntungan bagi para pelangganya.

Selain itu manfaat Gojek ada di Batam juga dibeberkan oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Riky Indrakari. Kata kalau istrinya juga kerap menggunakan jasa ojek ojek online.

"Istri saya juga salah satu pengguna layanan Gojek. Istri saya merasa diberikan kemudahan dengan adanya Gojek ini, karena bisa antar pesanan dan bahkan untuk kepentingan lainnya." kata Riky Indrakari.

Terungkap, penghentian operasi Gojek yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam saat ini adalah merupakan suatu tindakan untuk memperbanyak jumlah tingkat pengangguran.

Salah satu driver Gojek bernama Safrizal, dalam pertemuan itu ia menyampaikan keluhannya katanya ia merasa sangat heran atas tindakan pemberhentian Gojek tersebut. Ia merasa bahwa Pemerintah Kota Batam tidak memikirkan nasib rakyatnya.

"Sebentar lagi lebaran kami pasti sangat butuh uang. Pekerjaan kami adalah driver Gojek, kalau pekerjaan kami saja sudah dihentikan, terus kami mau makan apalagi. Kemana pemikiran Pemerintah ini, kenapa tidak berpihak pada rakyat kecil." kata Safrizal sedih.

Mendengar keluhan dari para awak Gojek, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Joko Mulyono mengatakan kalau dirinya juga merasa prihatin atas kejadian itu.

Joko Mulyono juga berjanji akan menyampaikan keluhan para awak Gojek tersebut kepada pihak yang lebih memiliki wewenang untuk menindak lanjutinya.

"Kami akan menyampaikan keluhan dan keinginan saudara semua kepada yang lebih berwenang, kami juga akan melakukan rapat lintas komisi untuk menangani masalah ini." tandas Joko optimis. (Ag)

Editor : Agus Budi T