Thursday, 8 June 2017

Sebanyak 405 orang ABK pelaku illegal fishing asal Vietnam akan dipulangkan ke Negaranya


 illegal fishing asal Vietnam
Tampak sebanyak 405 orang ABK pelaku illegal fishing asal Vietnam menaiki kapal.

Tanjungpinang,Dinamika Kepri - Sebanyak 405 orang ABK (Anak Buah Kapal) pelaku illegal fishing asal Vietnam sebelumnya ditahan di dua tempat yakni dari Ranai Natuna dan Tarempa dan direncanakan tiba di Batam hari ini, Kamis (8/6/2017) pagi.

Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, ke 405 orang tahanan illegal fishing Non Justisia asal Negara Vietnam itu terdiri dari 213 tangkapan TNI AL dan 137 PSDKP. sedangkan 55 orang lagi yang terdiri dari nahkoda kapal masih ditahan di Lanal Tarempa Kabupaten Anambas untuk menjalani persidangan.

Tahanan illegal fishing yang ditangkap TNI AL dan di bawah Pengawasan Pengamanan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di wilayah Perairan Natuna ini, katanya sebelum dipulangkan oleh Pemerintah RI ke negara asalnya Vietnam, akan di bawah ke Batam untuk dikumpulkan sebelum dideportasi kenegara asalnya Vietnam.
 ‎
Dari 405 orang tersebut, 213 orang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) asal Vietnam yang ditangkap KRI dalam patroli pengamanan laut di wilayah perairan Natuna dan berada di Makolanal Ranai, sementara 137 orang lainnya adalah tahanan dari PSDKP Satker Natuna.

Para tahanan di kedua institusi tersebut akan diangkut secara bersamaan dengan menggunakan kapal milik PSDKP,Orca 1, Orca-2, dan Hiu Macan Tutul-2. KP Paus 01, KP Hiu Macan 05 menuju Batam.

Sebelum diberangkatkan ke Batam, seluruh ABK juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan TNI Angkatan Laut yang berada di kedua pangkalan Lanal Ranai dan Lanal Tarempa, dimana hal itu dilakukan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) TNI AL yang berlaku.

Proses deportasi ABK kapal pelaku illegal fishing semuanya WNA asal Vietnam ini juga di bawah pengawalan ketat oleh pihak Imigrasi Klas III Tarempa beserta personel TNI Angkatan Laut.(Ril)

Editor : Agus Budi T