Friday, 16 June 2017

Pilih pulang gunakan jalur gelap, 35 orang TKI asal Malaysia diamankan Tim WFQR Lantamal IV


Tki illegal
Para TKI tampak dalam pengawasan ketat oleh Tim WQFR Lantamal IV.

Tanjungpinang, Dinamika Kepri - Setelah sebelumnya sempat kejar-kejaran ditengah laut upaya pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia menuju Indonesia, Jumat (16/6/2017), akhirnya berhasil diamankan oleh Tim  Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV.

Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno,SE,MM. pada pukul 01.15 WIB Satgas intelijen Barelang-17 dan unsur Kal Mapor yang sedang melaksanakan patroli laut disekitar perairan Karang Galang Tanjung Uban, sekitar pukul 02.00 Wib, melihat 1 buah speed boat dengan kecepatan tinggi tanpa lampu navigasi.

Melihat itu tim WFQR IV curiga selanjutnya tim langsung melakukan pengejaran, kemudian berada diposisi 0 58 66N-104 12 890E perairan Lobam Laut, Tim dapat menghentikan dan segera menangkap Tekong dan mengamankan 35 orang penumpangnya. Selain menangkap tekong, Tim juga mengamankan speed boat tanpa nama tersebut.

Selanjutnya tim WFQR Lantamal IV melaksanakan pemeriksaan ditemukan 35 orang penumpang (Laki-laki 28 orang, perempuan dewasa 6 dan anak perempuan berumur 3 tahun 1 orang serta tekong yang berinisial “R” (48 Tahun) dan 3 orang Anak Buah Kapal (ABK).

Dari keterangan tekong bahwa mereka berangkat dari Johor Malaysia pukul 23.00 waktu Malaysia menggunakan speed ukuran 45 kaki dan lebar 3 meter bermesin Yamaha 200 PK 2 unit.

Selain itu, seluruh barang bawaan ke 35 orang TKI tersebut tidak luput dari pemeriksaan Tim WFQR IV, karena disinyalir TKI Ilegal yang berangkat dari Malaysia membawa barang-barang terlarang seperti Narkoba namun sampai saat ini belum kita temukan ujar Danlantamal IV.

"Keberhasilan ini merupakan kerjasama yang erat antara Tim Intelijen Satgas Intel Barelang-17 Bintan dan Tim WFQR IV Kal Mapor dalam melaksanakan pengamanan perairan Kepri,"kata  R.Eko Suyatno,SE.

"Sebelumnya kita juga sudah memprediksi bahwa akan banyak kegiatan ilegal seperti masuknya TKI Ilegal pengirimanya dilakukan secara ilegal oleh orang-orang yang sengaja mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelengahan petugas apa lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang ini, kita sudah antisipasi ujar mantan Komandan Pasukan Katak." lanjut R.Eko Suyatno menuturkan.

Sebelum memgakhiri, R.Eko Suyatno juga menambahkan bahwa ke- 35 TKI tersebut masih akan diperiksa.

"Sampai saat ini barang bukti seperti kapal jenis speed boat dan ke 35 TKI dikawal menuju Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban untuk pemeriksaan lebih lanjut." tandasnya.(Ril)

Editor : Agus Budi T