Tuesday, 13 June 2017

Dari 6 tersangka, Ditresnarkoba Polda Kepri musnahkan barang bukti Sabu seberat 1,09 Kg


Ditresnarkoba Polda Kepri
Wadir Resnarkoba Polda Kepri saat memberikan keterangan kepada media.

Batam, Dinamika Kepri - Dihadiri seluruh undangan yang hadir, perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kepri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPOM, LSM Granat, serta para awak media, diruang Ditresnarkoba Polda Kepri, sekitar pukul 11: 00 Wib pagi, Wadir Resnarkoba Polda Kepri  memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat sebesar 1009 (seribu sembilan) gram atau 1,09 Kg, Selasa (13/6/2017).

Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti ini juga menghadirkan para pelakunya antara lain ansial SK alias K, S alias S, MR alias R, R alias N, N alias H, RAN alias N yang kesemuanya berjumlah 6 orang tersangka.

Penangkapan para tersangka dari 3 laporan selama bulan Mei 2017 ini sebelumnya dilakukan oleh Resnarkoba Polda Kepri berdasarkan atas laporan dari masyarakat antara lain :
  1. Laporan Polisi nomor : LP – A / 76 / VI / 2017 SPKT – Kepri tanggal 18 Mei 2017
  2. Laporan Polisi nomor : LP – A / 77 / V / 2017 / S.PKT – Kepri tanggal 17 Mei 2017
  3. Laporan Polisi nomor : LP – A / 78 / V / 2017 / SPKT – Kepri tanggal 19 Mei 2017

Adapun modus operandi yang digunakan oleh Pelaku  seperti SK dan S adalah dengan memasukkan Narkotika jenis Sabu kedalam sepatu miliknya sebelah kanan dan diduga sabu dimasukkan dengan cara membuka sol sepatu tersebut dan lalu menjahitnya kembali.

Satu sepatu bisa menyimpan minimal sabu seberat 245 gram, selanjutnya setelah petugas melakukan penggeledahan di rumah para pelaku dan didapati barang bukti 1 buah timbangan Digital warna abu-abu merk Constant. Selain itu beberapa lembar plastik bening juga disita sebagai barang buktinya.

Pemusnahan barang bukti juga dilakukan dari perwakilan Kejati Kepri, Susanto Martua SH.

Barang Bukti yang disita keseluruhannya sebesar 1009 gram dengan rincian sebagai berikut :
  1. Dari tersangka SK alias K didapati sabu seberat 504 (lima ratus empat) gram di simpan didalam sepasang sepatu merk CAT. Sepatu sebelah kanan didalamnya terdapat sabu seberat 245gram, dan sepatu sebelah kiri didapati sabu seberat 259 gram.
  2. Dari tersangka S alias S didapati sabu seberat 505 gram disimpan didalam sepasang sepatu merk JACK PURCELL. Sepatu sebelah kanan didalamnya terdapat sabu seberat 251 gram, dan sepatu sebelah kiri didapati sabu seberat 254 gram.
  3. Jumlah yang dimusnahkan seberat 937 gram, dikirim ke Puslabfor Polri cabang medan seberat 64  gram, untuk pembuktian di pengadilan seberat 8 gram.

Beda dengan tersangka inisial MR alias R, dia melakukan modus operandinya dengan melakukan oplosan terhadap Pil Ekstasi berwarna Pink dengan logo Love di campur dengan obat flu merk Procold lalu jenis obat-obatan tersebut dicampur dan di cetak menggunakan alat sederhan yang di buat oleh pelaku.

Barang bukti yang disita MR alias R antara lain berupa, 32 Pil / Tablet berwarna Pink berlogo Love, 60 Pil / Tablet berwarna pink berlogo Procold, 1unit handphone merk Samsung, 1 buah gunting, 1  buah palu, 2  buah besi bulat yang digunakan untuk mencetak pil, 1 batang besi dan 1 lembar amplas / kertas pasir.

Selanjutnya pada tersangka R, N DAN RAN, kedua orang ini diamankan pada hari rabu tanggal 17 mei 2017 di depan ATM Mandiri Kawasan Citra Tubindo teluk Bakau Kec Nongsa Kota Batam, Kampung Melayu RT 003 RW 008 Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa Kota Batam dan Kamar 512 Hotel Grand View 99 Sungai Panas Kota Batam.

Dari R, N DAN RAN polisi menyita barang bukti berupa, 3 bungkus plastic transparan yang berisi diduga sabu dengan masing-masingnya seberat 0,4 gram, 0,4 gram, 0,3 gram, 1 bungkus plastic transparan yang berisi diduga sabu dengan berat 0,7 gram

Selain itu juga ditemukan 4 bungkus plastic transparan yang berisi diduga sabu ukuran berbeda antara lain, 4,7 gram, 2,1 gram, 5,7 gram dan 3,9 gram.

Maka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke-6 tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1), (2) dan atau pasal 112 ayat (1), (2) jo pasal 132 ayat (1) undnag-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Ril)

Editor : Agus Budi T