Thursday, 4 May 2017

Pengguna WhatsApp di Batam, Ramai-ramai pakai foto profil lambang negara

 
{[["☆","★"]]}

lambang negara indonesia
Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila.

Batam, Dinamika Kepri - Sebagai wujud rasa warga indonesia yang baik serta mendukung terjaganya NKRI dan Kebhinnekaan serta menjaga Pancasila sebagai dasar negara, saat ini para pengguna media sosial WhatsApp (WA) telah menunjukan hal itu dimana dengan banyaknya pengguna yang telah mengganti foto profilnya dengan menggunakan gambar Garuda Pancasila berlatar bendera merah putih.

Ternyata dari hasil penelusuran media ini ternyata ada ajakan dari para pengguna WA dan menargetkan sampai tanggal 15 Mei 2017 ini, sebanyak 50 juta pengguna WA di indonesia harus sudah menggunakannya.

"Ayuk rame-rame mari jadikan gambar Garuda Pancasila sebagai foto profil di WA kita. Mari kita targetkan hingga tanggal 15 Mei ini, sudah 50 juta pengguna WA di indonesia yang sudah menggunakan gambar Pancasila Bhinneka Tunggal Ika. Ayo dukung NKRI, dukung Bhinneka Tunggal Ika
dan dukung Pancasila," tulis status di WA oleh seseorang, Kamis (4/5/2017).

Tidak tahu persis dari mana asal usulnya ajakan ini, namun jelas saat ini sudah banyak pengguna WA maupun Group- Group WA yang sudah melakukannya.

Mengingat gambar yang digunakan ini lambang negara,  timbul pertanyaan, apakah lambang negara tesebut boleh dipergunakan dengan cara bebas?

Menurut Undang-Undang Pasal 57 huruf c dan huruf d Nomor 24 Tahun 2009  Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, Serta lagu Kebangsaan. Hal ini sebelumnya sangat tidak diperbolehkan, karena itu dianggap melakukan kriminalisasi terhadap lambang negara.

Dikutip hukumonline.com tulisan di tahun 2013 yang menuliskan bahwa sebelumnya Mahkamah konstitusi (MK) menyatakan telah menghapuskan Pasal 57 huruf d tersebut, diganti Pasal 69 huruf c, maka itu siapa saja bisa menggunakannya.

Namun walau demikian tentu ada batasannya, apalagi digunakan kepada hal yang tidak benar, sebab kedua pasal tersebut terdapat hubungan yang erat sebagai suatu ketentuan hukum yang berlaku.(Ag)

Editor : Agus Budi T