Saturday, 20 May 2017

Pangarmabar, Aan Kurnia : Latihan siaga tempur laut Koarmabar 2017 Ini Libatkan 23 KRI


Pangarmabar, Aan Kurnia

Tanjungpinang, Dinamika Kepri - Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia,S.Sos memimpin pelaksanaan TFG Tactical Floor Game pada Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 yang berlangsung di Batam, Sabtu (20/5/2017).

Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 ini nantinya akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 22 Mei 2017 mendatang. Latihan yang melibatkan 23 KRI di perairan Kepulauan Riau ini adalah merupakan wilayah kerja Koarmabar yakni Batam, Tanjung Uban dan laut Natuna, dimana pelaksanaannya akan dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pangkalan (Harbour Phase) yang meliputi kegiatan tentang penerbangan, kesehatan dan operasi militer (Symposium), pelayanan kesehatan, olah raga persahabatan dan interaksi sosial yang dikemas dalam berbagai kegiatan, serta Tahap Laut (Sea Phase) yang meliputi kegiatan latihan tempur dan manuver lapangan unsur atau kapal di perairan Laut Natuna.

Dalam latihan kali ini, TNI AL Koarmabar melibatkan 23 kapal perang berbagai jenis, 3 pesawat udara, 2 tim  komando pasukan Katak Koarmabar, 2 tim tenyelam Dislambair Koarmabar, tim Puspenerbal, serta dengan tim kesehatan.

Skenario latihan Koarmabar ini juga melaksanakan operasi siaga tempur laut dan siaga keamanan laut yakni di laut China Selatan (LCS) yang merupakan daerah operasi yang mengalami kontijensi akibat gelar kekuatan lawan untuk mengklaim kepemilikan suatu wilayah yang disebut sebagai "Nine Dash Line".

Kontijensi ini juga mengalami peningkatan karena intensitas pelanggaran wilayah semakin tinggi oleh pihak lawan, sehingga Presiden memerintahkan Panglima TNI untuk melaksanakan operasi tempur di wilayah yang sering dilanggar oleh kekuatan lawan untuk mengamankan wilayah NKRI.

Selanjutnya Panglima TNI juga memerintahkan Pangarmabar selaku Panglima Komando Tugas Laut Gabungan (Pangkogaslagab) untuk melaksanakan operasi penghancuran kekuatan armada laut lawan dalam rangka menegakkan kedaulatan pada wilayah yang dilanggar oleh kekuatan lawan.

Selain itu, latihan kali ini menurut Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia,S.Sos memberikan kata sandi dengan "Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017" yang bertujuan untuk melatih dan menguji kemampuan tempur Sistim Senjata Armada Terpadu (SSAT) yaitu Pangkalan,Kapal Perang,Marinir dan Pusnerbal hal ini guna memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur secara individu maupun terintegrasi sekaligus melaksanakan pengendalian laut di wilayah operasi Koarmabar. Aan Kurnia mengatakan, latihan tersebut dilakukan juga memiliki sasaran yang sangat strategis.

"Latihan siaga tempur laut Koarmabar 2017 ini Libatkan 23 KRI dan dilakukan juga memiliki sasaran lain yang sangat strategis yaitu tercapainya pemantapan kemampuan unsur-unsur Koarmabar, terwujudnya kesiapan unsur-unsur Koarmabar, tercapainya peningkatan kemampuan dan kesiapan tempur jajaran Koarmabar." kata Pangarmabar, Aan Kurnia.

Setelah melaksanakan latihan tersebut, lalu seluruh unsur-unsur KRI Siaga Tempur Laut lansung menuju Tanjung Uban di kumpulkan guna dilakukannya pengkajian ulang terhadap hasil latihan yang telah dilaksanakan diperairan Natuna tersebut, dimana dari hasil latihan itu akan dibuat sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan latihan yang akan datang.

Setelah latihan itu dilakukan maka semua yang ikut dalam kegiatan bagian dari pembinaan Potensi Maritim (Potmar) dan rangkaian dari Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 itu, lalu melanjutkan kegiatannya dengan melakukan kerja bhakti sosial dan memberikan paket sembako kepada masyarakat yang tidak mampu. Selain itu juga bersih-bersih kampung nelayan di Mentigi, pengecatan tempat ibadah Mesdjid, pembersian jalan dan pembenahan fasilitas olahraga.

Selain dihadiri Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia,S.Sos acara Tactical Floor Game Pangarmabar ini juga didampingi oleh Danguskamlabar Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr. (Han), dan Danlantamal IV Kolonel Laut (P) R.Eko Suyatno,S.E,M.M.(Ril).


Editor : Agu Budi T