Wednesday, 31 May 2017

Manganro, Nahkoda KLM Surya Mentari II ditemukan selamat di Pulau Sayak

 
{[["☆","★"]]}

Manganro, Nahkoda KLM Surya Mentari II
Saat Manganro menjalani pemeriksaan kesehatan dari Petugas Tim bagian kesehatan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV Tanjungpinang, Kepri.

Tanjungpinang, Dinamika Kepri -  Kemarin, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno,S.E,M.M menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut Agus Yudho Kristianto tentang informasi telah berhasil ditemukannya nahkoda KLM Surya Mentari II yang sebumnya mengalami musibah tenggelam di sekitar Pulau Sayak dalam keadaan hidup, Selasa (30/5/2017).

Informasi penemuan nahkoda KLM.Surya Mentari II atas nama Manganro itu ditemukan oleh nelayan masyarakat di Pulau Lalang pada hari Selasa 30 Mei 2017 pukul 16.00 Wib dalam keadaan hidup.

Setelah menerima informasi itu, Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto pada pukul 21.00 Wib lalu berkoordinasi kepada kepala Desa Pulau Lalang. Kepala desa itu membenarkan kalau warganya telah menemukan seorang pria bernama Mangandro umur 56 tahun di Pulau Sayak.

Menurut penuturan nelayan yang menemukan, korban langsung dibawa ke rumah salah seorang pengusaha kapal ikan di pulau Lalang guna pemulihan kondisi fisiknya.

Berdasarkan koordinasi antara Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto dengan kepala desa P. Lalang, pengantaran nahkoda sudah direncakan namun tadi malam tidak bisa dilaksanakan dikarenakan kondisi cuaca dan air laut kondisi surut, sehingga Danlanal Dabo Singkep memutuskan penjemputan besok paginya atau hari ini, Rabu 31 Mei 2017 dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung milik Lanal Dabo Singkep dari P.Lalang untuk selanjutnya dibawa ke Posko SAR TNI AL Dabo Singkep.

Kecelakaan laut yang menimpa Kapal nahas KLM Surya Mentari II bertonage 111 GT  adalah merupakan jenis Kapal Layar Motor (KLM) cargo, berbendera Indonesia dengan membawa muatan 25.000 kotak minuman ringan (minuman kaleng) serta ABK 8 orang.

Sebelumnya 6 orang ABK rekan korban juga telah ditemukan. Keenam orang tersebut yakni Tjahyo sebagai (KKM), Aria (Kelasi), Suhendi Priyatno (Kelasi), Bagus Tri Saputra (Kelasi), Wahid Mutako (Kelasi) dan Darwis (Kelasi). Mereka ditemukan dalam keadaan hidup dan saat ini ke 6 orang korban telah berada di Pospolair Sungsang Sumatera Selatan.

sampai saat ini total  6 orang ABK dan 1 nahkoda sudah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup sedangkan 1 orang lagi belum ditemukan  dan masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat.(Ril)

Editor : Agus Budi T