Wednesday, 3 May 2017

Gaet Investor, BC Tipe B dan BP Batam, Louhcing Program i23j+

 
{[["☆","★"]]}

Deputi Bidang Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Gusmardi Bustami dan Kepala KPU BC Tipe B Batam, Nugroho Wahyu Widodo.

Batam, Dinamika Kepri - Sebelum BP Batam telah meluncurkan program izin investasi 3 jam (i23j), kini BP Batam bersama Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, kembali membuka Program baru yakni bernama i23j+.

Dalam Konfrensi Pers yang dilakukan oleh BP Batam ini menjelaskan, Program baru bernama i23j+  adalah merupakan suatu program yang membuka ruang bagi setiap perusahaan - perusahaan yang ingin melakukan investasinya di Batam.

Selain itu, Program i23j+ (plus) ini juga bertujuan untuk mempermudah setiap perusahaan - perusahaan dalam negeri maupun luar negeri dalam melakukan investasi, yakni melalui jalur hijau. Jalur hijau ini bermaksud untuk mempercepat pengeluaran importasi mesin, barang, maupun peralatan- peralatan lain di Pelabuhan, demikian pejelasannya, Rabu, (3/4/2017)

Tambahnya lagi, Terciptanya program i23j+ tersebut juga diharapakan dapat menjadi suatu gairah bagi perusahaan Indonesia maupun luar negeri untuk melakukan investasi nantinya.

Bagi perusahaan atau importir baru yang telah menggunakan fasilitas jalur hijau ini, BC tidak ada melakukan pemeriksaan fisik pada saat importasinya.  Karena telah mendapat rekomendasi dari pihak BP Batam sendiri.

"Dengan tidak dilakukannya pemeriksaan fisik barang pada saat importasi nantinya, maka layanan yang diberikan ini kan jauh lebih cepat, bahkan bisa lebih hemat waktu, bisa di proses dari satu hari". kata  Kepala KPU BC Tipe B Batam, Nugroho Wahyu Widodo.

Sebelum mengakhiri Konfrensi Pers, Deputi Bidang Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami menegaskan, percepatan waktu dalam pelayanan kepabeanan, pastinya akan sangat membantu para investor dalam mempercepat proses konstruksi proyek investasinya.

"Dengan adanya Program i23j+ Ini, proses kepabeanan dapat lebih cepat. Harapan kita, program ini dapat berjalan baik sesuai dengan yang diharapkan, dan menjadi suatu daya tarik, agar para Investor berminat masuk ke Batam." ujar Gusmardi Bustami. [Ag]

Editor : Agus Budi T