Tuesday, 30 May 2017

Dua orang peracik Pil ekstasi di Batam, satu diamankan, satu lagi masih dalam pengejaran


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs.S. Erlangga.
Batam, Dinamika Kepri – Pria asal Padang, Sumatera Barat beranisial MR pada hari Kamis malam tanggal 18 Mei 2017 yang lalu, berhasil ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Kepri karena diduga ikut terlibat dalam pembuatan atau memproduksi Narkotika Jenis Ekstasi di kota Batam.

MR ditangkap Polisi di tempat tinggalnya di kamar kos-kosannya di Bengkong Baru, Batam. Dalam prakteknya pembuatan Narkoba tersebut, MR juga tidak sediri menurut laporan pelaku ada 2 orang, namun saat penggerbekan itu, teman MR berhasil kabur dan melarikan diri, demikian penjelasan dari Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs.S. Erlangga tentang  pengungkapan kasus Pil Ekstasi oplosan laporan dari masyarakat itu kepada media, Selasa (30/5/2017).

Selain itu Erlangga juga menceritakan tentang kronologis kejadian sebelum penangkapan kata dia, sebelum pelaku diamankan, awalanya anggota dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada dua orang laki-laki telah memproduksi Narkotika Jenis Ekstasi di sekitaran kota Batam. Tak menunggu lama, laporan itupun segera ditindak lanjuti.

Setelah itu anggota dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri tersebut langsung melakukan peyelidikan dan berhasil mendapatkan cirri-ciri dua laki-laki yang dimaksud.

Sesuai dengan ciri-cirinya, petugas langsung menemukan tempat tinggalnya dimana saat itu pelaku sedang berada di kamar kos-kosan di Bengkong Baru.

Tak mau buruannya lepas, Petugas polisi dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri tersebut langsung mendobrak kamar kosan itu. Dalam penggrebekan itu, 1 orang anisial MR berhasil diamankan sedangkan 1 orang lagi berhasil kabur. Kendati demikian hingga sampai saat ini pelaku tersebut masih dalam pengejaran dan penyidikan.

''Satu orang berhasil kabur dan sampai saat ini pelaku yang melarikan diri itu, masih dalam pengejaran," ujar Kombes Pol Drs.S. Erlangga.
Barang bukti.
Dari penangkapan itu petugas berhasil menemukan barang bukti berupa sebanyak 32 butir Pil / Tablet yang diduga Narkotika jenis ekstasi , 60 bahan dasar obat flu merk Procold yang baru dipatahkan untuk dibuat dan di cetak menjadi seperti pil ekstasi , 1 papan obat Flu merk Procold, 1 unit Handphone Merk samsung, 1 buah gunting stainless,1buah palu, 2 besi bulat yang digunakan sebagai cetakan, 1 batang besi dan 1 kertas pasir.

Atas perlakuannya, maka MR dikenakan Pasal 196 dan pasal 197 Undang-Undang Negara Republik Indonesia No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.(Ril)

Editor : Agus Budi T