Saturday, 6 May 2017

BP Batam tidak lagi bayar tagihan airnya ? Humas ATB : Pelanggan yang tidak bayar, Akan di putus

 
{[["☆","★"]]}

BP batam
Kantor BP Batam.

Batam, Dinamika Kepri - ' Tidak ada asap kalau tidak ada api' demikian kata Pribahasa mengilustrasikannya, artinya ada hal-hal tertentu yang mungkin dirahasiakan, namun kadang kala yang bersangkutan tak sadar kalau asapnya ngebul hitam pekat berlahan keluar, hingga orang lain melihatnya.

Ditambah lagi pribahasa yang lebih akurat mengatakan, 'Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga. Pribasa lain juga mengatakan, sepintar -pintarnya tupai melompat ,maka ia akan terjatuh juga' artinya kedua pribahasa ini sama yakni sepandai-pandainya orang  menyimpan kebohonganmu pasti tercium dan terbongkar juga, cuma masih menunggu waktunya. Ibaratnya itu seperti Bom waktu, yang mana setiap saat akan meledak.

Nah apakah ini berlaku pada BP Batam? sebab belum lama ini salah satu Aktivis di Batam menyebutkan  instansi pengguna dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu, di sebut-sebut sudah lama tidak lagi membayar tagihan pemakaian airnya kepada Adhya Tirta Batam (ATB), dan mirisnya lagi, katanya pembayaran tagihan air BP Batam dibebankan kepada masyarakat Batam, dan itu tidak sama sekali di sadari oleh masyarakat.

Maka dengan adanya desas-desus informasi ini, sebelumnya pada tanggal 3 Mei 2017 yang lalu, awak media ini juga sudah pernah mencoba mengkorfirmasinya kepada Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, namun sampai berita ini di muat, tidak ada jawaban darinya.

Untuk memastikan benar tidaknya tentang isu yang telah merebaknya di kalangan media ini, ketika dikonfirmasi kepada humas ATB, Wijanarko Iksa menjawab, itu tidak benar.

"Itu tidak benar,  karena setiap pelanggan yang tidak membayar kewajiban atau tagihan airnya, jaringan pipa air pastinya akan di putus. kebijakannya tidak ada tebang pilih, walau itu BP Batam, kalau memang tidak membayar, harus di putus juga," jawab Wijanarko Iksa yang akrap dipanggil Iksa itu, memastikan, Sabtu (6/5/2017) siang.

Sebelumnya, isu ini beredar di kalangan media yakni pada tangggal  3 Mei 2017 lalu saat menunggu jadwal persidangan tentang produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Sanford di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Di saat menunggu persidangan diluar pengadilan, seorang aktivis Ketua LSM Barelang, Yusril Koto. SE membeberkan hal ini, katanya kalau BP Batam, sudah lama tidak lagi membayarkan tagihan airnya kepada ATB.

"Tapi ini masih dugaan, kalau sepengetahuan saya, sudah lama itu BP Batam itu tidak lagi membayarkan tagihan airnya kepada ATB, dengar-dengar lagi, karena ATB tidak mau merugi, jadi tagihan BP Batam itu selama ini dibebankan kepada masyarakat. kalau tidak percaya, bisa di cek sendirilah, tanya ATB, ada tidak mereka ( BP Batam=red) bayar," katanya.

Kembali ke pribahasa lagi, 'Tidak ada asap kalau tidak ada api'


[Ag]
Editor : Agus Budi T