Tuesday, 25 April 2017

Walikota Batam sebut : Siapa saja boleh minum miras

 
{[["☆","★"]]}

Walikota Batam, M. Rudi. SE saat melakukan wawancara kepada media usai menghadiri acara pertemuan dengan menteri luar Negeri Singapura, di Best Western Premier Panbil, Batam, Kepri, Selasa (25/4/2017).
Batam, Dinamika Kepri - Menanggapi adanya 5 orang oknum PNS Pemko Batam yang terkena razia pekat saat melakukan pesta Minuman keras (Miras) di  kamar Vip Room bersama 3 wanita, kepada awak media ini usai menghadiri acara kunjungan menteri luar negeri Singapura di  Best Western Premier Panbil, Selasa (25/4/2017), Walikota Batam, M. Rudi SE mengatakan, siapa saja boleh minum miras, asal memperhatikan kadar alkoholnya.

" Oh..saya belum tahu ada informasi itu, namun kalau menurut saya, siapa saja boleh minum minuman keras asal memperhatikan kadar alkoholnya." kata Rudi memastikan.

Pada tanggal 23 April 2017 dini hari yang lalu, petugas gabungan Polisi Militer A-L dan imigrasi yang sedang melakukan razia pekat di Biliar Center, Nagoya Batam, saat di kamar Vip Room nomor 303, petugas mendapati 5 pria dan 3 wanita berpakaian seksi sedang berpesta Miras.

Baca juga : Lima oknum PNS Pemko Batam kedapatan pesta miras di Vip room club malam

Saat hendak diperiksa, ke 5 orang itu mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas Pemko Batam. Meski demikian petugas tetap menggeledah dan memeriksa identitas ke 5 pegawai dan 3 wanita itu.

Ke 5 oknum PNS itu diduga sedang berpesta minuman keras bersama teman perempuan mereka, untuk menikmati libur malam yang panjang sebab sejumlah botol minuman keras tampak berserakan diatas meja ruangan Vip Room 303 itu.

Padahal menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni dan Budaya, KH Cholil Ridwan sebelumnya menegaskan, bahwa secara prinsipnya, minuman keras hukumnya haram dan dilarang.(Ag)


Editor : Agus Budi T