Saturday, 15 April 2017

Mendagri Minta Agar Setiap Daerah Pahami Kondisi Geografis dalam Membangun

 
{[["☆","★"]]}


Tangerang, Dinamikak Kepri – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebutkan dalam merencanakan pembangunan yang ada di daerah, perlu memperhatikan ketersediaan data yang ada di daerah. Salah satu contohnya yakni kondisi geografis yang ada di daerah.

Dia juga menyebutkan perlu untuk mempertimbangkan apakah kondisi daerah tersebut termasuk dalam kategori padat penduduk atau tidak, rawan bencana atau tidak.

“Ketersediaan data, mana daerah yang padat penduduk, kecamatan desa kelurahan mana yang pada tpenduduk,  geografisnya harus diliat,” ungkap Tjahjo ketika membuka acara Musrenbang Provinsi Banten, Tangerang, belum lama ini.

Disamping melihat faktor ketersedian data, Mendagri juga menekankan untuk memperhatikan isu-isu strategis yang ada di daerah.

Intinya,  Tjahjo meminta adanya keterpaduan pada masalah yang berkaitan dengan prioritas dan program strategis nasional. Menurut dia, pemerintah daerah juga harus memperhatikan target pemerintah pusat seperti membangun Indonesia dari pinggiran sesuai dengan yang tercantum dalam Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

“Pak Presiden membangun  dari desa dan pinggiran ini, kita harus yakin  bisa berjalan dengan  baik dan percepatan  pembangunan akan bisa terwujud dengan baik,” tandas Tjahjo.

Misalnya Kota  Tangerang  tidak hanya fokus pada pembangunan  jalan tolnya maupun  kereta apinya, tapi bagaimana masalah kecil seperti  gizi anak, sanitasi, angka kematian ibu hamil sehingga infrstruktur sosial dan ekonomi bisa berjalan dengan baik.


Sumber : Humas Puspen Kemendagri