Wednesday, 26 April 2017

Kebencian warga Batam semakin menjadi 'Ganyang Singapura'

 
{[["☆","★"]]}

Penampakan wajah-wajah tentara Singapura yang diamankan POM TNI A-L Batam, pada tanggal 23 April 2017 yang lalu.

Batam, Dinamika Kepri - Rasa Kebencian warga Batam terhadap Negara Singapura saat ini,  ternyata sudah semakin menjadi sejak adanya pemberitaan yang mengabarkan ada 6 Tentara Singapura yang masuk ke Batam tampa menggunakan dokumen resmi.

Mengetahui hal itu masyarakat Batam menganggap kalau itu adalah tindakan sebagai bentuk penghinaan, pelecehan yang tidak dapat termaafkan.

Masyarakat juga merasa heran dan bertanya penasaran,
  • Dari pelabuhan mana mereka masuk?
  • Kenapa bisa masuk? 
  • Apakah ini yang pertama atau memang sudah berulang kali?
  • Apakah benar cuma ada 6 orang saja? 
  • Dan siapa pula gerangan oknum pejabat Batam yang telah mengizinkannya? Karena sangat nonsen jika tidak ada yang mengetahuinya.
Aneh bin nyata memang, tampa memiliki dokumen yang sah Serdadu perang Singapura bisa bebas memasuki negara orang lain dengan sesuka hati.

Hanya bermodalkan tunjuk Kartu Tanda Anggota (KTA),  mereka seakan unjuk kesombongannya belagak seperti Dewa uang menganggap kalau Indonesia itu tidak ada apa-apanya bagi mereka.

Tampa pasport bisa lolos masuk ke Batam. Yang pasti,  tidak ada asap jika tidak ada api, demikian komentar masyarakat atas ketelodoran Imigrasi Batam tersebut, Rabu ( 26/4/2017) pagi.

Sebelum, Salah satu ketua LSM di Batam juga pernah menyeruhkan tekadnya untuk Ganyang Singapura. Ia menyerukan itu lantaran ia pernah dilecehan petugas Imigrasi Singapura dengan memeriksa sidik jarinya.

Itulah negara Singapura, peraturan yang mereka lakukan terhadap orang asing yang masuk ke negaranya dilakukan sangat serius dan teliti. Namun tiba giliran warganya terlihat sangat berbeda. Mereka malah bisa bebas sesuka hati masuk ke negara orang lain, tampa menggunakan dokumen resmi.

Lalu sebelum mengakhiri, masyasrakat Batam yang bermukim di Sekupang yang bernama Adi (43) ini juga mengatakan, kalau negara Singapura itu, adalah negara Munafik. Maksa orang lain ke negaranya  harus teratur sedangkan bangsanya sendiri tidak teratur masuk ke negara orang lain, Ganyang Singapura, demikian serunya mengakhiri.(Ril)

Editor : Agus Budi T