Saturday, 22 April 2017

IWO Kepri Terbentuk, Rudiarjo : Indonesia Harus Bebas Dari Berita Hoax


Usai terpilih, Ketua DPW IWO Kepri, Rudiarjo (Tengah) melakukan foto bersama dengan pengurus IWO Kepri lainnya.
Batam, Dinamika Kepri - Sekitar 50 media online yang ada di provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendeklarasikan Indonesia tanpa hoax.

Deklarasi ini dalam rangkain rapat pembentukan Ikatan Wartawan Online (IWO) provinsi Kepri di Kedai Kopi Anambas, Nagoya, Batam, Sabtu (22/4/2017).

Pembentukan IWO Kepri ini dilakukan yakni  berdasarkan SURAT MANDAT SEMENTARA Nomor 0102/MAN/IWO/IV/2017 tanggal 14 April 2017.

Dalam rapat pemilihan IWO Kepri disepakati kepengrusan IWO Kepri periode 2017-2022 dengan komposisi. Ketua: Rudiarjo Pangaribuan dari swarakepri.com, sekretaris Budi Karya Utama Simbolon dari batamtimes.co dan bendahara Rusmadi S.Pd dari sijorikepri.com.

Ketua terpilih IWO Kepri Rudiarjo Pangaribuan mengatakan, berita tentang hoax saat ini kian masif dimasyarakat.

Terbukti, penggunaan media sosial (medsos) banyak yang berisikan ujaran kebencian dan menyinggung masalah SARA.

"IWO Kepri bertekad untuk memberangus hoax. Indonesia  harus bebas dari hoax atau berita bohong tahun ini," ucap Rudiarjo Pangaribuan.

Selain itu Ia juga berharap, dengan terbentuknya IWO Kepri akan menambah silaturahmi IWO diberbagai provinsi ditanah air.

"IWO harus menjadi organisasi profesi media online," ujarnya.

Dirinya mengajak seluruh wartawan yang ada di Kepri untuk bergandengan tangan memajukan masyarakat agar terhindar dari berita bohong.

"Mari kita bersinergi untuk memberangus berita hoax," ucapnya sembari mengatakan akan melengkapi kepengurusan dalam minggu ini.(Ril)

Editor : Agus Budi T