Monday, 17 April 2017

Demo TDL, Massa Ancam Jika Tak Batalkan Pergub 21, Minta Nurdin Mundur dari Jabatan Gubernur




Walikota Batam, M.Rudi saat memberikan penjelasan kepada pengunjuk rasa.
Batam, Dinamika Kepri- Hari ini pagi tadi sekitar pukul 9:00 Wib, Ratusan orang massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLI), Pelopor Pergerakan Pewarta Publik Wajah Bangsa (P4WB), Forum Pemuda Pemudi Mediteranian (FPPM), Pembela Tanah Air Kepri (PETA) dan Mahasiswa yang ada di kota Batam, melakukan aksi demonstrasi guna menolak atas kenaikan tarif dasar listrik di depan kantor Walikota Batam, Senin (17/4/2017).

Mereka meminta agar Kenaikan tarif dasar listrik yang telah disepakati oleh Gubernur Kepri melalui Pergub 21 dapat dibatalkan karena dianggap sudah memberatkan hidup masyarakat apalagi ditengah kondisi ekonomi lesuh saat ini.

Masyarakat menilai kenaikan tarif dasar listrik sebesar 47,4% sangat tidak wajar disamping saat ini sempitnya perekonomian dan tingginya angka pengangguran di kota Batam.

Tak lama melakukan orasi, Massa langsung ditemui Walikota Batam dan meminta agar kebijakan Gubernur pergub 21 dapat segera dibatalkan.

Kepada pendemo Walikota Batam, M. Rudi juga menyesalkan atas kenaikan itu, bahkan ia kesal sebab Gubernur Kepri seperti tidak pernah menganggapnya.

"Gubernur tidak ada konfirmasi dengan Walikota dalam mengeluarkan kebijakan kenaikan tarif dasar listrik itu dan hari ini saya sudah panggil pimpinan PLN untuk datang ke kantor Walikota untuk membahas tarif PLN ini." kata Rudi.

Kepada Walikota, para pendemo terus berorasi dan mengancam katanya jika tarif dasar listrik tidak segera diturunkan maka Gubernur Kepri, Nurdin Basirun diminta untuk segera turun dari jabatannya. [Ag]

Editor : Agus Budi T