Tuesday, 25 April 2017

Dalam kurun 6 hari, Polda Kepri berhasil menangkap 8 kapal asing ilegal fishing

 
{[["☆","★"]]}

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH saat melakukan knfrensi Pers di dermaga pelabuhan Batu Ampar, Batam.
Batam, Dinamika Kepri  - Siang tadi di dermaga pelabuhan Batu Ampar, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, didampingi oleh Dir Polair Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, Komandan Kapal KP. Bisma-8001, Komandan Kapal KP. Antasena-7006, melakukan Konferensi Pers terkait Penangkapan Kapal Ikan Asing, Selasa (25/4/2017).

Kepada media Kapolda Kepri mengatakan dalam kurun 6 hari ini pihaknya telah berhasil mengaman sebanyak 8 kapal asing yang diduga kuat telah melakukan pencurian hasil laut (ikan=red) di wilayah perairan laut Kepulauan Riau (Kepri).

Pada hari Minggu tanggal 16 April 2017 lalu, berhasil menangkap 2 (dua) Kapal Ikan Asing (KIA) kedua kapal itu ditangkap oleh KP. Antasena – 7006, penangkapan kapal kedua itu dilakukan karena diduga telah menangkap ikan di Wilayah NKRI karena saat di periksa petugas, kedua kapal itu penuh muatan ikan bermacam jenis.

Nama Kapal pertama yang ditangkap tersebut adalah KG 94075 TS, posisi penangkapan di laut China Selatan 04 48' 425" U 105 22' 941" T. Pada pukul 06.00 Wib. GT : 40, nama Nakhoda, Hun Quoc, jumlah ABK sebanyak 6 Orang Warga Negara Asing (Vietnam), kapal tersebut berlayar dari Vietnam ke Perairan Indonesia, Jumlah muatan yang diamankan sebanyak 200 Kg ikan campuran.

Sedangkan kapal yang kedua yakni Kapal : TRF 1174, posisi penangkapan di laut China Selatan 05 26' 259" U 105 40' 022" T, pukul 17.00 wib. GT : 25 dengan nama Nakhoda : Kamaru Zaman, jumlah ABK sebanyak 3 orang Warga Negara Asing (Malaysia), kapal tersebut berlayar dari Malaysia ke Perairan Indonesia, Jumlah muatan yang diamankan sebanyak 50 Kg juga dengan jenis ikan campuran.

Saat petugas melakukan pemeriksaan muatan kapal dan menemukan banyak ikan.

Lalu tangkapan kedua pada yakni hari Senin pada tanggal 17 April 2017, Polda Kepri melalui jajaran Polairut kembali berhasil menangkap 4 Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam, di perairan Natuna / ZEEI.
  1. Nama Kapal : BD 31163 TS, bendera Vietnam, posisi penangkapan 06 45' 591" U – 106 45' 618" T Pada pukul 11.40 wib, dengan nama Nakhoda : Nguyen Huu Tien, jumlah ABK sebanyak 6 (enam) orang, jumlah muatan yang diamankan sebanyak 2 Kg Cumi Kering.
  2. Nama Kapal : BV 9445 TS, bendera Vietnam Posisi penangkapan 06 47' 359" U – 106 44' 222" T, pada pukul 11.50 wib, dengan nama Nakhoda : Vham Hong Thu, jumlah ABK sebanyak 5 (liam) Orang, jumlah muatan yang diamakan sebanyak 2 Kg Cumi kering.
  3. Nama Kapal : BD 31164 TS, bendera Vietnam posisi penangkapan 06 45' 911" U – 106 41' 888" T, pada pukul 12.15 wib dengan nama Nakhoda : Vo Anh Quic, jumlah ABK sebanyak 6 (enam) Orang, jumlah muatan yang diamankan 2 Kg cumi kering.
  4. Nama Kapal BD 93293 TS, bendera Vietnam posisi penangkapan 06 40'777" U – 106 41' 321" T, pada pukul 12.50 wib dengan nama Nakhoda : Pham Bi, jumlah ABK sebanyak 7 (tujuh) orang, dengan jumlah muatan 2 Kg Cumi Kering.

Keempat kapal tersebut ditangkap karena tertangkap tangan menangkap Ikan secara Ilegal di Wilayah ZEEI tanpa memiliki SIPI, sehingga kedua kapal tersebut patut diduga melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 ayat (2) UU RI no. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI no. 31 tahun 2004 tentang perikanan, untuk selanjut nya keempat kapal ikan tersebut dikawal dan kemudian akan diserahkan ke PSDKP Batam, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan pada tangkapan ketiga yakni terjadi pada hari Sabtu tanggal 22 April 2017 yang lalu, kembali lagi KP Antasena – 7006 telah menangkap 2 buah Kapal Ikan Asing.
  1. Nama Kapal : KH 93816 TS, posisi penangkapan Laut China Selatan 05 41' 285" U 105 53' 744" T, pada pukul 08.00 wib, GT : 80 dengan nama Nakhoda : Dham Ha, jumlah ABK sebanyak 11 (sebelas) orang Warga Negara Asing (Vietnam), jumlah muatan 200 Kg Ikan Campuran.
  2. Nama Kapal : KH 95518 TS, posisi penangkapan Laut China Selatan 05 41' 285" U 105 53' 744" T, Pukul 08.00 wib GT : 50 dengan nama Nakhoda Dang Van Bay, jumalah ABK sebanyak 11 (sebelas) orang Warga Negara Asing (Vietnam), jumlah muatan 300 Kg Ikan Campuran. 
Kedua kapal tersebut juga telah tertangkap tangan menangkap Ikan secara Ilegal di Perairaan Indonesia, sehingga kedua kapal tersebut patut diduga melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 ayat (2) UU RI no. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI no. 31 tahun 2004 tentang perikanan, untuk selanjut nya tersangka dan barang bukti diserahkan ke PSDKP Batam untuk penyidikan lebih lanjut.

Maka itu dalam kurun waktu selama 6 hari di Bulan April 2017 ini, Polda Kepri telah berhasil menangkap sebanyak 8 kapal milik asing yang diduga kuat selama ini telah melakukan pencurian ikan di wilayah perairan laut kepri. (Ril)

Editor : Agus Budi T