Tuesday, 11 April 2017

Pengiriman Sabu 2 Kilogram tujuan Tembilahan digagalkan BNNP Kepri

 
{[["☆","★"]]}

Barang bukti Sabu seberat 2000 gram.
Batam, Dinamika Kepri - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) kembali berhasil mengungkap 1 kasus peredaran gelap Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau dengan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat bruto 2000 gram dengan jumlah tersangka 3 orang. Demikian terang pejabat BNNP Kepri kepada media, Selasa (11/4/2017).

Ketiga pelaku ditangkap Pada hari yang sama Senin kemarin yakni pada 10 April 2017,  jam 07.00 Wib pagi di Perairan Provinsi Kepulauan Riau.

Awalnya, Petugas BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap 2 orang laki-laki di sebuah kapal pancung beranisial M (38) WNI dan E (33) WNI karena kedapatan memiliki 2 kilo Sabu.

Barang haram itu diakui dibawa dari negara Malaysia. Sabu itu juga disamarkan ketiga pelaku dengan cara memasukan paket sabu ke dalam 2 bungkus teh Cina.


Lalu dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka petugas mendapatkan informasi setibanya di batam akan dilakukan transaksi narkoba antara pelaku dengan seorang laki-laki.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan sekitar pukul 09.00 Wib pagi di Komplek Ruko Golden Gate, Jodoh, Kota Batam,  petugas BNNP Kepri kembali melakukan penangkapan terhadap MJ(39) WNI.

Ketika MJ diinterogasi, ia mengaku ybahwa Sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Baru, Tembilahan, Provinsi Riau untuk diedarkan disana. Pelaku M dan MJ mengaku mendapatkan upah masing-masing Rp.10.000.000 dan Rp.5.000.000 sebagai kurir.

Semua tersangka kemudian di bawa ke BNNP Kepri untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Dari pengungkapan kasus ini BNNP Kepri berhasil membekuk 3 (tiga) orang tersangka.

Atas perbuatannya tersebut tersangka M, E dan MJ dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009  dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.(Ril)

Editor : Agus Budi T