Wednesday, 15 March 2017

Curi uang di warung, Endang : Uangnya buat bayar kos, Sisanya untuk belanja


Terdakwa Endang hendak meninggalkan ruangan pesidangan, usai menjalani sidangnya (Kanan pakai baju tahanan)
Batam, Dinamika Kepri - Terdakwa Endang kasus perkara tindak pidana pencurian, sidangnya di gelar kembali Pengadilan Negeri Batam, guna mendengarkan darai keterangan saksi, Rabu (15/3/2017)

Saksi korban yang bernama Saidah si pemilik kedai memberikan keterangan dalam persidangan kalau uang miliknya sebesar satu juta delapan ratus ribu rupiah, diambil oleh terdakwa Endang dari bawah steling.

"Saya menaruh uang dibawah steling satu juta lapan ratus. Pada saat itu Endang datang main main ke kedai saya. dimana saat saya pergi sekejap pergi ke belakang. di saat  saya berada di belakang, disitulah waktu Endang mengambil uang dari bawah steling tempat saya simpan uang. " kata saksi.

Kata saksi lagi, uang yang di simpannya itu diketahui hilang setelah hendak mengembalikan kembalian uang pembeli yang lain.

"Saya tahunya uang itu hilang ketika saya hendak mengambil uang pengembalikan uang pembeli yang lain, sedangkan Endang pun saat itu sudah pergi," ." ucap Saidah dalam kesaksiannya.

Melihat uang sudah tidak ada lagi, saksi korban ini katanya penasaran dan langsung mencari keberadaan Endang untuk meminta pengakuan terdakwa.

"Saya langsung cari Endang kerumahnya dan membawanya bawa kerumah saya, setelah saya tanyai, akhirnya dia mengakui yang telah mengambil uang itu,"

Ketika dimintai tanggapan atas kesaksian saksi, dalam persidangan itu, Endang mengaku telah mengambil uang korban, kata itu dilakukannya untuk membayar uang kos dan sisanya untuk keperluan biaya hidup sehari-hari ." kata saksi memastikan.

Mendengar keterengan saksi korban, kepada hakim terdakwa mengakui dan membenarkan kesaksian tersebut dan mengaku menyesal.

"Saya menyesal telah mengambil uang itu. Saya terpaksa, karena saya mau bayar kos, sisanya saya gunakan untuk belanja keperluan biaya hidup sehari-hari," ucap terdakwa sedih tertunduk malu.

Mendengar dari kesaksian korban dan pengakuan terdakwa, maka terdakwa akan terancam hukuman  6 bulan penjara. (Ag)

Editor : Agus Budi T