Sunday, 26 March 2017

Sadis..!! Begini cara karyawan cewek Muka Kuning Batam merayakan ulang tahun temannya

 
{[["☆","★"]]}

Foto : FB @ Nia Boru Saragih Siadari
Batam, Dinamika Kepri - Tiba-tiba saja foto yang diunggah oleh Nia Boru Saragih Siadari di akun Facebooknya, menjadi perhatian Netizen di Batam. Banyak yang mengira foto itu adalah foto bentuk suatu kekerasan. Namun setelah melihat dan membaca status yang terlampir, ternyata itu hanya foto yang sedang seru-seruan yang dilakukan oleh teman-teman sekamarnya terhadap dirinya.

" Pulang dari bona taon.Sampai di dormitori....Kena ini...hiiiii...pada hal ultahnya udah lewatt...Kerjaan si kawan satu dom ini....Kamperetttt..." tulis Nia di akunnya.

Foto yang diunggah pada hari Minggu (26/3/2017) sekitar jam 10 malam ini, banyak mendapat respon dari Netizen. seperti salah satu komentar bertanya, '' Ada kasus penyiksaan nampak nya ini???".

Tampak seperti gambar diatas, kedua kaki dan tangannya wanita tersebut, terikat dengan lakban transfaran. wajanya juga di buat seperti dandanan bak seorang badut.

Sebelumnya juga, hal seru-seruan rayakan ulang tahun seperti ini pernah menjadi viral media, dimana seorang siswi pelajar yang merayakan ulang tahunnya diikat oleh teman-temannya di tiang listrik dengan pakian basah dan wajah putih bertepung.

Peristiwa akibat rayakan ulang tahun yang berlebihan sudah banyak kejadian memakan korban. sebab orang yang orang berulang tahun mau saja diikat, maupun di ikat di tiang lisrik dan akhirnya mati tersengat arus tegangan tinggi.

Ada yang mengatakan, merayakan ulang tahun dengan cara-cara seperti ini adalah hal yang tidak normal tidak baik dan tak layak ditiru, sebab sudah mengandung unsur kekerasan pada fisik, menyiksa bagian tubuh.

Nah Jika pelakunya wanita, berarti itu kelakuannya cabe-cabean dan jika laki-laki berarti pelakunya itu adalah terong-terongan, terong yang sudah dicabein.

Untuk saat ini, Status Nia ini masih menjadi perhatian, kendati banyak yang melihatnya, bukan berarti serta merta memberikan Like dan komentarnya.[Ag]

Editor : Agus Budi T