Monday, 13 March 2017

Kepada Camat dan Lurah, Ruslan Ali Wasyim dan Jurado Siburian Pesankan Hargai Perbedaan

 
{[["☆","★"]]}

Anggota Komisi I Dprd Kota Batam, Jurado Siburian. SH saat menyampaikan usulan dan pesannya kepada para Camat dan Lurah di ruang rapat Komisi I Dprd Kota Batam, Senin, (13/3/2017) sore.
Batam, Dinamika Kepri - Saat melakukan rapat koordinasi antara komisi I Dprd Batam dan  para Camat beserta Lurah Se-Batam, diruang rapat komisi I Dprd Batam, Senin, (13/3/2017) sore, kepada para Camat dan Lurah, Sekupang, Sagulung, Batu Aji, Galang, Bulang, dan Belakang Padang, Ruslan Ali Wasyim dan Jurado Siburian, pesankan untuk tetap dapat menghargai perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat Batam.

"Sebagai Apratur Negara yang melayani masyarakat, baik perangkat Camat maupun Lurah, harus juga dapat menghargai perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Hendaknya jangan ada pemilahan-milahan, membedakan warna, ataupum semacamnya. Itu harapan kita," kata Ruslan Ali Wasyim memastikan.

Senada dengan Jurado Siburian dalam rapat tersebut juga menyampaikan hal sama, kata dia, sebagai petugas yang melayani masyarakat.

" Petugas dari Pemerintah berarti itu pelayan masyarakat, artinya memberikan pelayanan dengan hak yang sama bagi setiap masyarakat. Tidak ada pemilahan-milahan disana, tidak membedakan warna arau apapun, itu harapan kita bersama tjuannya agar pelayanan yang kita berikan kemasyarakat dapat berjalan dengan baik." pungkas Jurado Siburian.

Mendengar itu,  para Camat dan Lurah yang hadir saat itu mengatakan, siap menjalankannya. Selain itu para Camat juga mengatakan bahwa komisi I lah tempat mereka mengadu.

Sebelumnya, sedikit menelisik mundur ke waktu yakni pada tanggal 7 Maret 2017 yang lalu, Lurah Sungai Harapan, Z,Salfi. SH telah mengeluarkan surat Nomor 38/03/001/ Trantib/III/2017, Perihal Penundaan Verifikasi Data Pendukung yang di kirimkan  kepada Kemenag Batam dan ke  FKUB Kota Batam tentang kelanjutan pembangunan Gereja GKPI Sekupang dengan alasan masih adanya perselisihan dengan masyarakat sekitar dari RW 08, sementara lokasi pembangunan Gereja tersebut ada di RW 06.

Maka tidak heran dalam pertemuan ini ada materi pembahasan jangan ada pemilihan-milahan dan membedakan warna. [ Ag]

Editor : Agus Budi T