Friday, 3 March 2017

Dit Pol Air Polda Kepri berhasil gagalkan penyeludupan burung dari Jiran ke Batam


Dir Pol Air Polda Kepri Kombes Pol Teddy J.S Marbun SH, M.Hum didampingi oleh Kepala Balai Karantina Kota Batam.

Batam, Dinamika Kepri - Sore tadi di kantor Balai Karantina pertanian Kelas I Kota Batam, melalukan Ekspose media oleh Dit Pol Air Polda Kepri bersama Balai Karantina Pertanian kelas I Batam terkait temuan hewan jenis burung diduga burung berasal dari Negara Malaysia.

Press rilis ini dihadiri oleh Dir Pol Air Polda Kepri Kombes Pol Teddy J.S Marbun SH, M.Hum didampingi oleh Kepala Balai Karantina Kota Batam yang mewakili, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kepri serta dengan para awak media, Jumat, (3/3/2017).

Kronologisnya penangkapannya, pada hari Kamis tanggal 2 Maret 2017 sekira pukul 01.30 Wib, Anggota Dit Pol Air Polda Kepri melaksanakan penyelidikan di sekitar Teluk Mata Ikan Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa, mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa akam ada 2 (dua) unit mobil yang membawa muatan berupa hewan jenis burung diduga burung tersebut berasal dari Negara Malaysia.

Setelah mendapatkan Informasi tersebut anggota Dit Pol Air Polda Kepri langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar Teluk Mata Ikan, sekira pukul 02.00 Wib anggota Dit Pol Air Polda Kepri memergoki dan mengamankan 1 (satu) Unit Mobil Merk Toyota Avanza warna Hitam, dan 1 (satu) unit Mobil Nissan Evalia warna putih.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap muatan yang berada di kedua Unit mobil tersebut dan ditemukan muatan hewan jenis burung berbagai jenis tanpa dilengkapi dengan Dokumen yang sah, selanjutnya terhadap 2 (dua) kendaraan tersebut beserta muatan berupa hewan jenis burung dibawa ke kantor Dit Pol Air Polda Kepri guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah tiba di Kantor Dit Pol Air, Sekupang Kota Batam dilakukan penghitungan terhadap jumlah muatan berupa hewan jenis burung tersebut.

Setelah dilakukan penghitungan di dapati sebanyak 70 (tujuh puluh) keranjang berisikan hewan jenis burung.

Sedangkan barang Bukti yang diamankan yakni anatara lain :
  1. Satu Unit Mobil merk Toyota Avanza warna Hitam bermuatan hewan jenis burung berbagai jenis sebanyak 28 (dua puluh delapan) Keranjang.
  2. Satu Unit Mobil Merk Nissan Evalia Warna Putih beserta muatan hewan jenis Burung berbagai jenis sebanyak 42 (empat puluh dua) keranjang.
Adapun tindakan yang dilakukan adalah :
  1. Melakukan Koordinasi dengan oetugas Balai Karantina pertanian kelas I Kota Batam terhadap penanganan Barang Bukti tersebut.
  2. Menitipkan hewan jenis burung berbagai jenis sebanyak 70 (tujuh puluh) keranjang tersebut ke Balai Karantina Pertanian kelas I Kota Batam.
  3. Melakukan pemeriksaan terhadap 2 (dua) orang supir dengan inisial M bin J dan H.
  4. Mengamankan Barang Bukti Mobil.
  5. Membuat Laporan Polisi.
Adapun pasal yang dilanggar adalah Pasal 5 Jo pasal 31 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, ikan dan tumbuhan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 3 Tahun dan denda paling banyak Rp 150 juta.(Ril)

Editor : Agus Budi T