Monday, 20 March 2017

Begini Kronologis Penangkapan 4 penculik warga Malaysia di Ruli Marina itu


Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, MH.
Batam, Dinamika Kepri - Saat Ekpose, kepada media, Senin (20/3/2017) Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, MH  mengisahkan kronologis kejadian dan penanggakapan terhadap 4 orang dari 6 pelaku penculikan seorang wanita warga Malaysia di  Ruli Marina Kavling Plus Kolam 3 Kecamatan. Batu Aji Kota Batam yang terjadi tanggal 19 Maret 2017, kemarin.

Kata Kapolda, Sebelumnya Pada hari Selasa tanggal 21 Februari 2017, Tersangka AT, BN, KMS, PC dan DV berencana melakukan penculikan di rumah Warga Negara Malaysia yang bernama Sdri. KUANG LENG LENG Alias CECE (Korban) yang beralamat di No. 6677 Jalan Nuri 26 Bandar Putra 81000 – Kulai – Malaysia (016-7719899) Id : 730318015638. Tersangka AT sebelumnya telah merencanakan Penculikan terhadap Korban WNA Malaysia tersebut

Selanjutnya pada hari selasa sore tanggal 21 Februari 2017 tersangka AT menghubungi tersangka KMS untuk menjemput tersangka KMS selanjutnya tersangka KMS berkenalan dengan tersangka PC, tersangka DV, dan tersangka BN didalam mobil yang di kendarai oleh tersangka AT, setelah para tersangka berkumpul selanjutnya para tersangka secara bersama-sama pergi kerumah  korban dengan menggunakan kendaraan berupa mobil.

Lalu sekira pukul 19.00wib (waktu Malaysia) setelah sampai di rumah korban, Tersangka AT memberikan pengarahan kepada tersangka lainnya untuk menjalankan perannya masing – masing.

Selanjutnya para tersangka masuk kedalam rumah  korban, mereka masuk melalui pintu belakang rumah selanjutnya tersangka KMS bertugas menjaga agar penghuni yang ada di dalam rumah tidak melarikan diri.

Sedangkan tersangka BT dan tersangka PC berperan memegang korban korban, dan tersangka AT berperan mengancam dengan menggunakan senjata api agar penghuni yang ada didalam rumah tidak ada yang melakukan perlawanan, sedangkan tersangka DV berperan mengawasi keadaan diluar rumah korban.

Setelah para tersangka berhasil menculik korban, selanjutnya para tersangka membawa korban dengan menggunakan mobil yang telah disiapkan oleh tersangka ke dalam hutan yang berada di Johor (Malaysia).

Setelah 3 (hari) berada di dalam hutan para tersangka melakukan penculikan dibantu oleh warga negara malaysia 6 (enam) orang dengan inisial SIN, WEI, LEE, SOH, CHEW dan SIAU yang terlebih dahulu di tangkap oleh POLIS DIRAJA MALAYSIA, selama 3 (tiga) hari didalam hutan yang berada di daerah Johor.

Selanjutnya pada hari Jumat tanggal 24 Februari 2017 korban di bawa ke pelabuhan tikus yang berada di Pangerang Kuta Tinggi Johor (Malaysia) untuk dibawa ke Batam (Indonesia),

Setelah sampai di Batam (indonesia) korban dibawa ke sebuah rumah untuk yang telah disiapkan oleh tersangka AT, selama 23 (dua puluh tiga) hari berada di batam (indonesia) tersangka AT membawa koran berpindah – pindah tempat dan pada awal bulan maret tahun 2017 setelah tersangka AT menempatkan Korban dan para tersangka lainnya di Ruli Marina Kav. Plus 3 Kec. Batu Aji kota Batam, milik tersangka HT.

Selanjutnya tersangka AT meninggalkan korban dan para tersangka lainnya dengan alasan untuk kembali ke malaysia sedangkan terhadap tersangka BN pada hari jumat tanggal 17 maret 2017 pergi meninggalkan korban dan para tersangka lainnya.

Tersangka AT melakukan penculikan terhadap korban Kuang Leng -Leng alias Cece dengan maksud ingin meminta uang tebusan kepada keluarga korban yakni sebesar SGD 5.000.000,- (Lima juta dolar Singapure).

Para tersangka menghubungi suami korban dan meminta tebusan dan apabila uang yang di mintanya tidak diberikan maka korban, akan dibunuh. Para tersangka menghubungi suami korban sebanyak 9 (sembilan) kali dengan menggunakan kartu/simcard yang berbeda.

Selanjutnya suami korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polis Diraja Malaysia (PDRM). Dari laporan itu maka Polis Diraja Malaysia melanjutkan laporan itu dan berkoordinasi dengan Polisi di Indonesia, Batam, Kepri. Dan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2017 kemarin, aksi tualang penculik orang antar negara itu berhasil diringkus polisi dari  Dirreskrimum Polda Kepri.



Atas perbutannya maka para tersangka akan dikenakan Pasal 333 K.U.H.Pidana tentang penculikan orang atau kejahatan hak kemerdekaan orang dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(Ril)

Editor : Agus Budi T