Friday, 24 February 2017

Ditanya anggarannya dari mana, Sekda Batam tensin akhirnya ngomel-ngomel sendiri

 

Sekretaris daerah (Sekda) kota Batam, Jefridin Hamid, M.Pd.
Batam, Dinamika Kepri- Tidak biasanya ada pejabat Pemko Batam yang peduli memberikan atau memfasilitasi acara-acara yang dilakukan Kejari, apalagi memfasilitasi seperti acara Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) seperti yang terjadi di lantai II Hotel Best Western Premier Batam, Kepri, Kamis, (23/2/2017) malam.

Itu sepertinya jarang terjadi, sebab semua instansi pemerintahan, tentunya sudah mempunyai anggaran masing-masing untuk melakukan setiap kegiatannya sendiri.

Namun ini beda Diacara Pisah sambut bertajuk Malam Pengantar Tugas Dan Ramah Tamah Kepala Kejaksaan Negeri Batam dari Moch.Mikroj,SH.MH ke  Roch Adi Wibowo, SH.MH, tampak mewah.

Dalam kata sambutannya, Moch.Mikroj,SH.MH mantan Kajari Batam tersebut, juga mengakuinya kalau acara  di Malam Pengantar Tugas tersebut, memang mewah.

Pantuan media ini ruangan dan fasilitasnya diacara ini memang terlihat mewah, selain itu hampir seluruh pimpinan FKPD mengahdirinya. Padahal dibandingkan saat ia dahulu baru menjabat dan melakukan pisah sambut dengan Yusron.SH.MH, acaranya terlihat sederhana dimana itu dilakukan di Restouran Pelantaran Golden Prown Bengkong laut, Batam, kala itu.

Baca berita sebelumnya : Pisah sambut Kajari Batam, M.Mikroj : Jika saya marah, Jangan sakit hati, Marah itu tandanya sayang

Mirisnya saat itu, satupun atau pimpinan dari manapun di Batam tidak ada yang menghadirinya, tampak yang hadir saat itu hanya jajarannya yang ada dilingkup Kejari Batam. Dan bisa dipastikan bahwa anggaran yang digunakan saat itu, ialah menggunakan anggaran dari Kejari Batam. 

Melihat itu, maka awak media yang meliput acara Malam Pengantar Tugas Dan Ramah Tamah yang panitiai oleh Sekretaris daerah (Sekda) kota Batam, Jefridin Hamid, M.Pd ini, membuat para awak media jadi penasaran dan ingin menanyakannya, dari manakah sumber penggunaan anggaran acara tersebut. Apakah anggarannya pribadi, ataukah diambil dari APBD Batam?

Dan seusainya acara berakhir, lalu rasa penasaran itu segera ditanyakan awak media kepada ketua pelaksana acara tersebut, namun Jefridin tidak menjawab, Ia malah menunjukkan wajah marahnya  seperti ingin menakut-nakuti awak media yang sedang menanyainya.

Dan Ia pun malah pergi meninggalkan para awak media dengan ngomel-ngomel sendiri seperti tidak tentu arah apa maksud dan tujuan dari perkataannya. Bagaimana tidak, ia bicara sendiri dengan kata seperti berulang-ulang sembari berjalan menuruni anak tangga hotel tersebut.

" Pertanyaan apa itu, pertanyaan nyeleneh. Aku gak suka seperti itu, kalau mau tulis, tulislah," kata Jefridin Hamid sembari berlalu pergi dengan wajah ekspresi yang begitu sangat kesal.[Ag]

Editor : Agus Budi T