Tuesday, 17 January 2017

Polda Kepri gelar upacara bulanan, Personel bertambah sebanyak 3,07 persen


 Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Didi Haryono, Sh, MH, saat membacakan amanat dari Kapolda Kepri.
Batam, Dinamika Kepri - Pagi tadi sekitar pukul 07:00 Wib, Jajaran Polda Kepri melaksanakan Upacara bulanan bertempat di lapangan Upacara Polda Kepri, dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Didi Haryono, Sh, MH. Juga dihadiri Pejabat Utama Polda Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Polda Kepri, Selasa (17/1/2017).

Dalam Amanatnya, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, yang sast itu dibacakan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Didi Haryono, Sh, MH. Menyampaikan, Upacara bulanan yang  di laksanakan pagi itu adalah merupakan upacara yang pertama di Tahun 2017.

Sebelum kita melangkah pada Tahun 2017 ada baiknya kita melihat kembali apa yang sudah kita laksanakan selama tahun 2016.

Pada bidang pembinaan personel dibanding Tahun 2015 terjadi penambahan personel Polda Kepri sebesar 3,07%, dibidang organisasi Polda Kepri sudah mengalami peningkatan status dari tipe B menjadi tipe A, pembentukan SPN dan pembentukan Polres Kepulauan Anambas.

Dibidang sarana prasarana Polda Kepri telah membangun rumah sakit Bhayangkara, rehab SPN di Tanjung Batu, pembangunan gedung pelayanan SKCK, rehab lapangan sepak bola, pembangunan lapangan tembak dan taman makam bahagia.

Dibidang Operasional dimana situasi Kamtibmas selama tahun 2016 cukup kondusif hal ini tentunya hasil kerja keras seluruh fungsi – fungsi operasional dalam menjalankan fungsi dan perannya dengan baik, khusus penegakan hukum dimana pada tahun 2016 terjadi penurunan jumlah tindak pidana sebesar 13,50% dan peningkatan penyelesaian kasus sebesar 2,87% dibanding tahun 2015, untuk kasus narkoba pada tahun 2016 terdapat 531 kasus dengan tingkat penyelesaian 91%.

Pada tahun 2016 Polda Kepri juga melaksanakan kegiatan pertolongan dan penyelamatan terhadap korban tenggelam kapal pompong di perairan penyengat, korban tenggelam kapal yang membawa TKI di perairan Nongsa serta evakuasi korban Pesawat Sky Truck M28 milik Polri.

Di bidang lalu lintas terjadi peningkatan jumlah laka lantas, jumlah korban meninggal maupun korban luka berat, namun pelanggaran laka lantas terjadi penurunan. Di bidang pengawasan Polda Kepri juga melaksanakan kegiatan-kegiatan penanganan terhadap pungli baik yang dilakukan oleh internal maupun eksternal, menindaklanjuti pengaduan masyarakat sebanyak 49 pengaduan, pemberian sanksi /hukuman pada personel yang meliputi pelanggaran disiplin sebanyak 109 personel, pelanggaran kode etik sebanyak 41 personel, pelanggaran pidana sebanyak 7 personel serta ptdh sebanyak 28 personel.

Disamping hukuman (punishment) Polda Kepri juga memberikan penghargaan kepada personel Polda Kepri yang berprestasi sebanyak 67 personel.

Pelaksanaan tugas di tahun 2016 yang lalu, hendaknya dapat menjadi bahan masukan guna penyusunan rencana – rencana aksi di tahun 2017 dimana masih kita menemukan beberapa gangguan keamanan dan tindak pidana yang menjadi trend diakhir tahun 2016 yang diperkirakan akan masih berlangsung pada  tahun 2017.

Gangguan keamanan yang menjadi trend dan masih akan terus berlangsung antara lain:masih banyaknya laporan masyarakat mengenai masih maraknya Street Crime (geng motor, penjambretan, curanmor), serta banyaknya aksi-aksi mogok buruh yang dapat mempengaruhi iklim investasi di provinsi kepulauan riau selain gangguan keamanan, masih adanya trend tindak pidana yang menjadi prioritas penanganan yaitu tindak pidana yang berhubungan dengan kejahatan trans nasional (narkoba, traficking in person, money loundry, perompakan) dan juga tindak pidana pencurian kekayaan negara (illegal mining, illegal fishing dan lain-lain).

Selain faktor eksternal tersebut, faktor-faktor internal juga perlu menjadi perhatian kita terutama mengenai perubahan perilaku dan mental personel Polda Kepri, dimana masih adanya personel Polda Kepri yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak pantas dan juga terlibat kriminalitas.

Melalui kesempatan ini saya akan menekankan kembali kepada seluruh jajaran Polda Kepri agar dapat menjadi pelopor dan contoh serta teladan bagi masyarakat untuk bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban serta memerangi kejahatan dengan menyadari akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai abdi negara yang mempunyai tugas memelihara kamtibmas serta melakukan penegakkan hukum untuk terwujudnya wilayah Kepri yang aman dan damai.

Dengan semakin kompleksnya tantangan kita ke depan kita perlu melakukan perencanaan yang tepat, guna menghadapi semua tantangan tersebut.

Oleh karena itu, dalam menyusun perencanaan yang akuntabel, dan perumusan rencana kerja serta anggaran agar disusun secara realistis sesuai tugas pokok dan dalam penyusunan dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan unit-unit dibawahnya serta memperhatikan ketentuan yang berlaku mempedomani target kinerja yang akan dicapai, sehingga dapat diukur dan dipertanggung-jawabkan kinerjanya. [Ril]

Editor : Agus Budi T