Thursday, 19 January 2017

Li Khai : Dimana sila ke-5 ?, Bubarkan BP Batam !!


Anggota komisi I Dprd Kota Batam, Li Khai (Baju putih) saat menanggapi keluhan warga korban gusuran Kampung Agas Tanjung Uma di RDP.
Batam, Dinamika Kepri -Rapat dengar pendata (RDP) warga korban gusuran Kampung Agas Tanjung Uma bersama para Stake holder yang diundang oleh Komisi I Dprd kota Batam, memang benar-benar berjalan tegang apalagi setelah Li Khai mempertanyakan dimana sila ke-5 Pancasila yang berbunyi " Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia".

Setelah mempelajari berkas dasar penggusuran yang telah dilakukan tim terpadu pada tanggal 17 Januari 2017 lalu itu, kata Li Khai dalam rapat itu, sangat tidak mendasar dimana keadilan itu, katanya tisak sah sebab menurutnya bahwa proses penggusuran yang dilakukan tim terpadu itu sangat terburu-terburu, tidak seperti biasanya.

Melihat itu, dalam RDP ini Li Khai juga berteriak agar BP Batam segera di Bubarkan karena dalang dari buntut penggusuran di Kampung Agas Tanjung Uma adalah BP Batam.

Mendengar itu ucapan itu semua warga korban yang hadir dalam RDP ini, juga berteriak menyambut ucapan Li Khai agar BP Batam segera di Bubarkan.

" Ya..bubarkan saja BP Batam, tak jelas buat sengsara masyarakat saja." kata warga dalam rapat tersebut, Kamis (19/1/2017).

Melihat situasi ini. Semua mata melihat kearah perwakilan BP Batam, Himawansyah. Namun pria berkaca mata itu, tanpak hanya bisa terdiam seribu bahasa.[Ag]

Editor : Agus Budi T