Wednesday, 7 December 2016

Tim WFQR IV unit I Jatanrasla Lantamal IV Tanjung Pinang berhasil gagalkan penyulupan manusia

 
{[["☆","★"]]}

Tampak Para TKI illegal dijaga ketat oleh TNI A-L saat Press rilis di dermaga Mako Lanal Batam, Rabu (7/12/2016).

Batam, Dinamika Kepri - Sekitar pukul 23: 35 Wib, Selasa (6/12/2016), Tim WFQR IV unit I Jantanrasla Lantamal IV Tanjung Pinang, berhasil menggagalkan upaya penyeludupan manusia sebanyak 40 orang WNI hendak menuju ke Malaysia dimana ke 5 kapal pancung itu berangkat bersamaan dari pelabuhan pantai Stress Batu Ampar, Batam, Kepri.

Saat penangkapan, Petugas A-L yang saat itu sedang melakukan pratroli ruti menemukan 6 parahu panjung penuh penumpang dengan laju berkecepatan tinggi menuju ke lautan Internasional kearah Malaysia.

Dari 6 perahu itu 3 diantaranya berhasil ditahan sedangkan 2 perahu lagi, berhasil kabur menuju laut Outer Port Limit (OPL).

Kepada media saat press rilis di Mako Lanal Batam, Rabu (7/12/2016), Danlatamal IV Tanjung Pinang, Laksma TNI A-L  S.Irawan membenarkannya,  Ucapnya, Tim Western Fleet Quick Respons (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang, pada pukul 23: 35 Wib berhasil menggagalkan adanya upaya penyuludupan manusia ke Malaysia dengan menahan 37 orang penumpang ilegal dan 4 orang Nahkoda. Dari 6 perahu pancung yang disergap saat itu, 2 diantaranya kabur ke OPL." kata Laksma TNI A-L S.Irawan.

Lanjut dia menuturkan, ke 2 perahu pancung kabur yang juga membawa penumpang itu, akan mereka ditelusuri.

"Sudah pasti, itu akan kita telusuri, dan kita juga akan membrantas sindikat ini. Selain itu kita juga akan melakukan kordinasi kepada pihak kepolisian (Polda Kepri=red)," ujarnya.

Dalam hal ini, 5 diataranya telah ditetapkan sebagai tersangka yakni 2 perekrut dan 3 Nahkoda kapal. Kata Danlantamal lagi, kasus penyeludupan manusia ini akan segera diserahkan kepada pihak kepolisian.(Ag)

Editor : Agus Budi T