Wednesday, 30 November 2016

Wajib diketahui, Ini kabar baik buat para tenaga kerja di Batam

 
{[["☆","★"]]}

H.Fauzan.S.Pdi
Anggota komisi IV Dprd Batam, H.Fauzan.S.Pdi saat memimpin pembahasan Ranperda
Penanaman modal dan perlindungan tenaga kerja di ruangan serbaguna Dprd Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Wajib diketahui, Ini kabar baik buat para tenaga kerja yang ada di Batam, karena perbaikan demi perbaikan untuk menaikan taraf hidup layak buat para tenaga kerja terus diperhatikan oleh pemerintah kota (Pemko) Batam bekerja sama dengan Dprd kota Batam.

Saat ini Pemko Batam dan Drpd Batam tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) Penanaman modal dan perlindungan tenaga kerja tujuannya untuk membuat deteksi dini di setiap perusahaan yang ada di Batam. Tim deteksi dini ini nantinya bertugas untuk mendeteksi setiap perusahaan, melihat naik turunnya perkembangan setiap perusahaan. 

Jika perusahan itu mengalami penurunan, maka Tim deteksi dini  dapat langsung melaporkannya kepada tim pengawas yang telah ditunjuk dan meneruskan ke pemerintah, agar perusahaan itu dapat segera di awasi pemerintah sebelum perusahaan yang dimaksud itu lari malam, kabur tampa memberikan hak-hak karyawannya.

Belajar dari pengalaman, sebelumnya di tahun 2013 PT SCI kabur tanpa melunasi segala kewajibannya, termasuk gaji, THR dan pesangon kepada para buruhnya. 

Akibatnya saat itu sebanyak 732 buruh PT SCI terlantar hingga melakukan orasi ke Dprd Batam minta pertolongan agar Dprd Batam mencarikan solusinya. bahkan saat itu, selama 2 para buruh itu nginap di kantor Dprd Batam. 

Melihat kejadian seperti itu, diduga dan tidak mau kecolongan lagi, maka di tahun 2016 ini Pemko Batam bersama Dprd Batam membuat Ranperda Penanaman modal dan perlindungan tenaga kerja ini, untuk mengantisipasinya agar kejadian seperti itu, tidak terjadi lagi.

Banyak orang mengatakan, Pengalaman adalah guru yang terbaik. Diduga belajar dari pengalaman, dan tidak mau kecolongan lagi, maka Pemko Batam dan Drpd Batam tengah menggodok Ranperda Penanaman modal dan perlindungan tenaga kerja ini.

Ketika awak media menyakan kapan Ranperda itu akan direlisasaikan, anggota komisi IV Dprd Batam, H.Fauzan.S.Pdi yang memimpin pembahasan Ranperda ini mengatakan katanya belum, masih lama, sebab saat ini masih tahap pembahasan.

" Oh belum, masih lama kan masih pembahasan.mohon dukungannya agar cepat teralisasi," kata  Fauzan,, Kamis, (1/12/2016).

Ketika awak media menayakan apa tujuan dibuatnya Ranperda itu, jawabnya untuk meningkatkan taraf hidup layak tenaga kerja di Batam.

" Dengan adanya Ranperda ini, kedepannya, kalau memang Ranperda ini di jalankan dengan baik, buruh tidak perlu lagi berdemo untuk menuntut gaji.karena dengan adanya Ranperda ini,  setiap perusahaan diwajibkan dan harus melakukan pelatihan bagi setiap pekerjanya agar kopentensi pekerja itu meningkat dan automatis gaji pekerja itu juga akan naik. jadi tidak perlu demo. karena percuma, gajinya naik tidak seberapa, harga kebutuhan malah naik melambung tinggi, kan percuma." kata H. Fauzan.

Kata H. Fauzan lagi. Timnya deteksi dini yang terbentuk dari Ranperda ini nantinya akan mengawasi banyak hal dimana hal-hal dimaksud ialah salah satunya untuk mendeteksi adanya tindakan nakal oknum-oknum di kawasan industri maupun yang ada di dalam perusahaan.

" Timnya deteksi dini, selain untuk mengamati perkembangan naik turunnya setiap perusahaan, Tim ini juga akan memantau segala tindak tanduk oknum-oknum yang berkeliaran di setiap kawasan industri maupun perusahaan, serta akan menindaknya sebab dengan adanya oknum-oknum itu akan berpotensi menyulitkan para pengusaha," ucap H. Fauzan.

Dan tidak mengherankan bahwa oknum-oknum nakal memang banyak berkeliaran dan mengganggu setiap perusahaan yang ada di Batam. Dan tidak heran juga di setiap perusahaan di Batam banyak terdapat proposal minta dana kepada perusahaan.(Ag)

Editor : Agus Budi T