Tuesday, 8 November 2016

Tanggapi aksi anarkis warga di Perumahan Glory Home, Kapolresta : 4 orang telah diamankan

 
{[["☆","★"]]}

Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Helmy Satika
Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Helmy Satika.
Batam, Dinamika Kepri - Akibat aksi anarkis warga Kampung Harapan Swadaya, sebanyak 18 unit rumah milik warga yang bermukim di Perumahan Glory Home Bengkong, Batam, hangus terbakar.

Warga yang akan digusur, kesannya tidak terima jika mereka akan digusur dari tempat tinggalnya, maka untuk melampiaskan kemarahannya, mereka lalu membakar rumah warga lain di Perumahan Glory Home dengan cara melemparinya dengan Bom Molotov.

Menanggapi dari kejadian tragis tersebut, usai mendamping Kapolda dari Rumah Sakit Bhayangkara, kepada media, Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Helmy Satika mengatakan, kalau pihaknya telah mengamankan sebanyak 4 orang.

" Pihak kita sudah mengamankan sebanyak 4 orang, dan saat ini masih dalam pengembangan. ya..jika mereka nantinya bukan warga setempat, tentunya itu akan menjadi perntanyaan besar serta menjadi catatan. maka itu kita akan mendalaminya." kata Kapolresta kepada para awak media, Selasa (8/11/2016) malam.



Menanggapi tentang telah terbakarnya sebanyak 18 unit rumah milik warga yang bermukim di perumahan Glory Home, Kapolresta menambahkan dengan berasumsi katanya, itu bukan dibakar melainkan terbakar.

" Asumsi saya itu bukan sengaja dibakar melainkan terbakar. Sebenarnya mereka hanya ingin menyerang petugas menggunakan bom molotovnya, namun tidak mengenainya dan malah mengenai rumah-rumah tersebut. Tapi itu masih asumsi saya. karena masih saat ini tahap pengembangan. Namun sebelum penyerangan itu terjadi, pihak dari warga sebelumnya sudah mempersiapkan sebanyak 400 bom molotov untuk menyerang petugas." ucapnya.

Ketika ditanya media lagi, siapakah nantinya yang akan memperhatikan atas terbakarnya ke 18 rumah tersebut, Kapolresta menjawab, Biarlah nanti Pemerintah kota Batam yang akan memutuskannya.(Ag)

Editor : Agus Budi T