Tuesday, 1 November 2016

Saat unjuk rasa tolak UWTO, Orator teriak histeris : Tangkap penjarakan Nanang dan Toni

 
{[["☆","★"]]}

Saat unjuk rasa Tolak UWTO, Gedung BP Batam dijaga ketat oleh Petugas Kepolisian, Selasa (1/11/2016).
Batam, Dinamika Kepri - Berlahan dan pasti, sedikit demi sedikit rahasia para oknum-oknum pejabat BP Batam yang dahulunya tersimpan rapi sesama mereka, kini mulai dan semakin terkuak muncul kepermukaan.

Pada aksi demo tolak UWTO, Selasa (1/11/2016) siang, Para pendemo melalui orator menyebutkan nama-nama oknum pejabat BP Batam yang dianggap mereka telah merusak tatanan hidup masyarakat di kota Batam selama ini. Kata orator berteriak, "Tangkap penjarakan Nanang dan Toni"

"Tangkap dan  penjarakan Nanang dan Toni, mereka berdua itu adalah mafia lahan di kota Batam ini, Naiknya tarif uang wajib tahunan otorita (UWTO) ini juga akal-akalannya si Nanang itu, tangkap dan penjarakan," seru orator berteriak histeris di depan kantor BP Batam, Selasa (1/11/2016).

Mendengar dari semua kata-kata yang disampaikan oleh orasi dalam unjuk rasa ini, menunjukkan jika masyarakat Batam saat ini memang sudah geram tingkat tinggi melihat keberadaan BP Batam yang terus bertahan.

Apalagi setelah adanya kenaikan tarif UWTO yang baru, lengkaplah sudah. Kebencian masyarakat Batam terhadap BP Batam, semakin menjadi dan tidak terbendung lagi. 

Pantuan media dalam 3 tahun terakir ini , BP Batam memang sudah kerap dan telah berulangkali di demo masyarakat Batam, agar BP Batam dapat hengkang dari Palau Labi-labi ini, Namun tidak pernah berhasil.

Selain itu, keberadaannya BP Batam saat ini, kesan dan tampaknya, hanya membuat keributan ditengah masyarakat Batam, bagaimana tidak, masyarakat selalu diributkan masalah lahan.

Keberadaan BP Batam saat ini terlihat tengah jadi pemicu yang membingungkan dunia Investasi di kota Batam, akibatnya membuat banyak investor kabur.  Apalagi dengan adanya dualisme kepemimpinan di Batam, jangankan investasi datang, yang ada saja malah milih kabur ke Vietnam.(Ag)

Editor : Agus Budi T