Monday, 7 November 2016

Hapuskan UWTO !!, Saparuddin Muda : Ke-7 pimpinan baru di BP Batam, Hanyalah pembawa sial

 
{[["☆","★"]]}

Batam, Dinamika Kepri - Ribuan  massa dari Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat), Senin, (7/11/2016) pagi sekitar pukul 11 : 00 Wib, melakukan aksi damai ke kantar BP Batam guna menyampaikan aspirasi untuk penghapuskan UWTO.

Dalam orasinya selain hapuskan UWTO , ketua DPD Perpat Kota Batam Edi Yulianto kepada Ketua BP Batam meminta agar BP Batam juga dapat angkat kaki dari kota Batam, sebab kebijakan BP Batam saat ini, sudah tidak lagi berpihak kepada masyarakat dan sudah menjolimi hati masyarakat.

Lebih lanjt lagi Edi ia meminta Direktur humas BP Batam Andiantono, juga segera angkat kaki dari Batam karana sudah mengatakan Batam ini, adalah hutan.

Namun tak lama berorasi, aksi itu langsung direspon oleh Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami.  Deputi tersebut menyambut serta mengajak beberapa perwakilaan massa untuk berdialog.

Setelah itu, para perwakilan yang terdiri dari Ketua Dewan Pendiri Perpat Saparuddin Muda, Sastra, Gagak hitam Udin Pelor dan Hasan Muda lalu diajak masuk ke ruang pertemuan di humas BP Batam. Dalam dialog itu, selain  Deputi V juga dihadiri oleh Direktur Lahan, Imam Buhari.

Dalam dialog, Saparuddin Muda mengatakan dengan tegas bahwa ke-7 pimpinan baru di BP Batam, hanylah pembawa sial bagi kota Batam.

"Ketujuh pimpinan baru di BP Batam adalah pembawa sial bagi kota Batam, selain itu pimpinannya juga sangat sulit untuk ditemui, bisanya hanya memberikan janji-janji saja," kata Saparuddin Muda.

Setelah melakukan dialog dengan alot, kepada perwakilan Perpat, Deputi V berjanji akan segera menyampaikan aspirasi mereka (Perpat=red) kepada pemerintah pusat.(Ag)

Editor : Agus Budi T