Monday, 21 November 2016

Ngaku polisi, Aidil yang diduga peras agen TKI ini, Ditangkap polisi yang asli

 
{[["☆","★"]]}

Aidil memakai baju tahanan Nomor 7, dan saat ini ditahan di Sel Mapolda Kepri.
Batam, Dinamika Kepri - Ngaku seorang anggota polisi dari Polda Kepri, pria yang bernama Aidil ini ditangkap Polisi setelah terjaring operasi tanggkap tangan (OTT) saat mengambil sisa uang damai kepada salah satu agen TKI di Batam.

Dari penangkapannya ini, polisi berhasil menemukan barang bukti darinya berupa uang sebesar Rp 2 juta. Kepada media, Senin (21/11/2016) Kapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH menuturkan, untuk melakukan aksinya pelaku ini kerap mengaku sebagai anggota polisi dari Mapolda Kepri.

Tak mau berurusan dengan hukum, maka si agen TKI menawarkan alur damai. Awalnya si agen TKI hanya menawar Rp 3 Juta, namun si pelaku ini memaksa harus damai Rp 5 Juta, jika tidak si agen TKI akan dibawa ke kantor polisi.

Namun karena persedian uang dikantor cuma Rp 3 juta, maka si agen TKI berjanji akan memberikan sisanya pada esok harinya. Mendengar janji itu, maka si Pelaku ini pun mengambil uang yang Rp 3 juta.

Setelah itu, lalu esoknya si pelaku ini kembali menagih janji si agen TKI, tidak menunggu lama, lalu si agen TKI pun memberikan sisanya. Namun naas, usai pelaku mengusai uang Rp 2 juta itu, ia langsung ditangkap oleh Tim OTT dari Polda Kepri.

Kata Kapolda Kepri lagi, ternyata si pelaku ini ada hubungan dengan tersangka DPO ketua LSM-GAT, Syamsul Rumangkang.

" Iya..pelaku ini diduga suruhannya tersangka yang DPO itu,  kalau cair, diam, kalau tak cair, SMS lapor. " kata Kapolda.

Saat ini tersangka A diamankan di Polda Kepri dengan barang bukti uang sebesar Rp. 2.juta dan 2 unit handphone. maka terhadap tersangka ini akan dikenai pasal 368 dan atau pasal 378 KUHP.(Ag)

Editor : Agus Budi T