Saturday, 5 November 2016

Ketua Dprd Batam minta oknum yang terlibat bisnis TKI Ilegal, Segera Insyaf

 
{[["☆","★"]]}

Nuryanto SH
Ketua Dprd Batam, Nuryanto SH.
Batam, Dinamika Kepri - Setelah melihat jumlah korban TKI terus berjatuhan seperti yang baru saja terjadi diperairan di Tanjung Memban Nongsa, dari ruang kerjanya usai menutup acara HUT Dprd Batam ke-16, Jumat (4/11/2016) Ketua Dprd Batam, Nuryanto. SH mengatakan, sudah waktunya oknum-oknum yang terlibat di dalam ini, segera Insyaf.

" Melihat itu tentunya kita sangat memperihatinkan, dan kita mengharapkan kejadian seperti itu, tidak terjadi lagi. Kasihanlah sudah banyak anak bangsa yang telah menjadi korban. Ya semua itu terjadi terlepas dari pengawasan hukum itu sendiri. Padahal di UU tentang TKI jelas sudah diatur, namun itu tidak dijalankan, Ya itu tadi, karena ada kepentingan disitu, Ya kalaupun ada oknum-oknum yang terlibat di dalamnya, ya harapan saya bisa Insyaflah,'' kata dia.

Pada hari Rabu (2/11/2016) pagi yakni sekitar pukul 02.00 Wib, Kapal jenis Speed Boat bertolak dari Johor- Malaysia menuju Batam, kapal  Speed Boat Malaysia mengangkut muatan 101 orang diantaranya terdapat 4 orang anak-anak.

Sebagian korban.

Namun setelah pukul 05.00 Wib, Speed Boat tersebut memasuki perairan indonesia yakni diperairan laut Tanjung Memban Nongsa, tiba-tiba di hantam ombak dan terbalik, hingga mengakibatkan seluruh penumpangnya, tumpah ke laut.

Dari kejadian itu, diketahui dari 101 penumpang, 39 orang penumpang ditambah 2 ABK kapal dinyatakan selamat, 1 orang sudah diamankan berinisial D dan 1 orang lagi berinisial H berhasil melarikan diri. Sedangkan korban yang meninggal 54 orang dan 6 korban lagi sampai saat ini, Sabtu (5/11/2016) masih dalam pencarian oleh TIM SAR.(Ag)

Editor : Agus Budi T