Saturday, 12 November 2016

Jasad yang ditemukan di Pantai Haji Abas Noungsa, Ternyata bukan Manusia

 
{[["☆","★"]]}

Wakil Kapolda Kepri, Kombes Pol. Drs. Didi Haryono SH, M.H.
Wakil Kapolda Kepri, Kombes Pol. Drs. Didi Haryono SH, M.H.
Batam, Dinamika Kepri - Kepada media Wakil Kapolda Kepri, Kombes Pol. Drs. Didi Haryono SH, M.H mengatakan bahwa jasad yang ditemukan di Pantai haji Abas Noungsa itu, bukan merupakan Jenazah manusia.

Kemarin, Jumat (12/11/2016), warga disekitar Pantai Haji Abas Noungsa dikejutkan dengan adanya penemuan sesosok jasad yang telah membusuk. Ada yang mengira jasad itu adalah sebagian dari korban yang terdampar dari kapal TKI yang tenggelam diperairan laut Noungsa Poin Marina.

Namun setelah polisi melakukan Indentifikasi, ternyata jasad tersebut, bukanlah jasad manusia, demikian pernyataan dari Kombes Pol. Drs. Didi Haryono kepada media.

" Jenazah yang ditemukan di Pantai haji Abas Noungsa itu, Sebelumnya diduga Jenazah manusia,  namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata itu bukan Jenazah manusia. Dari hasil indentifikasi jenazah tersebut,
  1. Kondisi mayat sudah membusuk tingkat lanjut. 
  2. Mayat dalam keadaan tidak utuh, hanya tulang belakang belikat dan tulang iga. 
  3. Bentuk dan struktur tulangnya tidak identik dengan tulang manusia. Maka kita simpulkan bahwa itu bukan tulang manusia. 
  4. Tulang belikatnya berbentuk memanjang,  
  5. Susunan bentuk Iga tampak sempit, iga mencekung ke bagian dalam pada sisi depan yaitu sebentang dengan tulang dada
  6. Sendi siku atau pertemuan lengan atas dengan lengan bawah, berada tidak berada pada ujung tulang lengan, melainkan pada jarak 10 centi meter diatas ujung tulang lengan
  7. Bentuk lengan mengarah ke bagian belakang tubuh atau terlipat. 
Maka kesimpulannya, Jasad tersebut bukanlan jasad manusia." kata Waka Polda menerangkan, Sabtu (12/11/2016) siang saat melakukan konferensi Pers di Rumah sakit Bhayangkari Polda Kepri. (Ag)

Editor : Agus Budi T