Wednesday, 23 November 2016

Jaga harga diri, Gara- gara uang Rp 10 ribu, Yunus Aritonang tega bunuh Amri

 
{[["☆","★"]]}

Yunus aritonang
Alfred Muara Rajagukguk Alias Yanus Aritonang (48).
Batam, Dinamika Kepri - Petualangan kabur Yunus Aritonang berakhir di Jakarta. Ia ditangkap polisi karena membunuh temannya Amri di Batam.

Gara- gara uang Rp 10 ribu, Alfred Muara Rajagukguk Alias Yanus Aritonang (48) si tukang ojek ini, tega membunuh Amri. Diduga pelaku ini merasa di sepelekan oleh korban Amri.

Yunus membunuh Amri menggunakan kayu broti di sebuah kedai lapo tuak seberang jalan kantor Polair, Batu Ampar, Batam beberapa waktu lalu.

Penganiayaan dan pembunuhan itu terjadi lantaran si korban Amri meletak uang yang di minta pelaku diatas meja.

Dalam Konferensi Pers di Mapolsek Batu Ampar, Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian.MH mengatakan, awal terjadinya pembunuhan yang dilakukan Yunus kepada Amri. Kata Kapolda, keributan terjadi karena tersangka meminta uang kepada korban yang ketika itu sedang duduk di sebuah lapo atau warung.

"Tersangka ini awalnya ia meminta uang kepada orang yang ada di lapo itu Rp 20 Ribu dan ia pun diberi Rp 10 ribu, diberikan namun tidak langsung ketangannya dan diletakan korban diatas meja " terang Kapolda Kepri, Selasa (22/11/2016).

Setelah mengambil uang yang terletak di meja itu, maka terjadilah pertengkaran dan cek cok mulut antara korban dan pelaku.

"Pelaku mengambil uang yang diatas meja, dan terjadilah keributan antar korban dan pelaku," kata Sam Budigusdian.

Sebelum terjadi keributan, korban sempat menegur pelaku yang mengambil uang diatas meja. Tapi malah dijawab dengan perkataan yang kotor oleh pelaku. Sehingga terjadi perkelahian di luar lapo.

Tidak berapa lama, saksi berada di warung tersebut berniat untuk melerai perkelahian, tapi korban sudah berjalan dengan berlumuran darah, akibat tusukan dibagian dada yang dilakukan oleh pelaku.

Melihat korban yang sudah berlumuran darah, saksi yang berada di lokasi kejadian berniat untuk mengejar pelaku, tapi si pelaku berhasil kabur menggunakan angkutan umum.

Pelaku berhasil kabur menggunakan angkutan umun, dan warga segera membawa korban kerumah sakit, namun, nyawa Amri sudah tidak terselamatkan lagi, meski sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Pelaku juga sempat melarikan diri ke berbagai daerah, seperti ke Kerinci, Riau, Jakarta dan rencananya hendak lari ke Kalimantan. Namun pada Jumat (18/11/2016) polisi mendapat informasi kalau tersangka berada di daerah Jakarta lalu di tangkap.

Dari keterangan pelaku Yunus ke polisi ia berniat hendak pergi kabur ke kalimantan melalui Surabaya.

" Tersangka ini rencana hendak kabur lagi ke Kalimantan melalui Surabaya namun berhasil ditangkap di daerah Jakarta Timur oleh anggota Polsek Batuampar bekerja sama dengan Polresta Jakarta Timur, pelaku ini pekerjaan ojek," Kata Kapolda mengakhri.(Ag)

Editor : Agus Budi T