Wednesday, 16 November 2016

Geram UWTO akhirnya batalkan aksi demonya ke BP Batam

 
{[["☆","★"]]}

Para pengurus Geram UWTO saat melakukan Konferensi Pers di Hotel Harmoni One, Selasa (15/11/2016).
Batam, Dinamika Kepri - Kordinator Gerakan Rakyat Menolak ( Geram) UWTO, akhirnya menunda aksi demo besok, Rabu (16/11/2016) ke BP Batam

Pembatalan aksi demo dari 40 perhimpunan masyarakat Batam itu diungkapkan oleh Saipul Badri kepada Media  di hotel Harmoni One Batam Center, Selasa (15/11/2016).

Ia mengatakan pembatalan itu terjadi setelah Menko Perkonomian, Darmin Nasution menunda tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang baru.

Ia juga berharap keputusan Menteri Ekonomi itu dapat berpihak kepada masyarakat.

Selain itu hal senada juga diungkapkan ketua KNPI kota Batam Kadarisman. Kepada media ia menyampaikan dengan penuh harapan agar masyarakat kota Batam dapat kembali beraktivitas seperti biasa agar perekonomian di kota Batam dapat kembali normal.

Aldi Beraga selaku dari humas di Geram UWTO juga mengatakan agar penegak hukum hendaknya jangan salah berasumsi dan menganggap jika himbauan tolak UWTO mereka kepada masyarakat dianggap sebagai tindak Provokator, pasalnya mengingat dari perkataan Kapolda yang sebelumnya di beberapa Media pernah mengatakan, "Tangkap dan penjarakan Provokator" kata Aldi itu sangat disayangkan oleh pihak mereka dari Geram UTWO.

Ia juga mengatakan, katanya tidak mungkin masyarakat diajak untuk demo menolak UWTO jika itu bukan kepentingan bersama.

Maka itu harapnya, jangan menganggap Geram UWTO  sebagai provokator karena telah mengajak masyarakat untuk melakukan aksi penolakan UWTO.(Ag)

Editor : Agus Budi T