Wednesday, 9 November 2016

FSPMI Batam demo lagi, Suprapto : Kami menolak PP 78 Tahun 2015

 
{[["☆","★"]]}

Aksi FSPMI saat berorasi di kantor Walikota Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Buruh Batam dari FSPMI kembali melakukan Unjuk Rasa di depan kantor Walikota Batam, Rabu (9/11/2016) guna menuntut dihapuskannya PP 78 tahun 2015.

Dalam aksi ini, buruh kembali meminta kepada Walikota  Batam,  agar segera menolak PP 78 Tahun 2015 itu, karena PP tersebut menurut mereka tidak berpihak kepada buruh baik dalam menentukan Upah Minimum kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral (UMS) di Kota Batam.

Tak lama melakukan orasi, perwakilan buruh ini lansung di terima oleh Wakil Walikota Batam,  Amsakar Achmad, Kepala dinas tenaga kerja, Rudi Syakariti dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika untuk melakukan pertemuan mediasi.

Dalam pertemuan itu, Ketua FSPMI, Suprapto menyampaikan 4 tuntutan mereka kepada Wawako yaitu :

  1. Menolak PP 78, untuk di buat menjadi dasar penetapan UMK dan UMS
  2. Meminta Wali Kota agar segera memerintahkan Disnaker untuk membahas UMK dan UMS 2017
  3. Meminta WaliKota Batam, agar segera memerintahkan Disnaker menetapkan UMK dan UMS tahun 2017
  4. Meminta data distributor barang yang ada di Batam.

Mendengar semua usulan itu, Amsakar menjawab, katanya akan menyampaikannya kepada Walikota Batam, M.Rudi.SE.

" Baik, usulan itu nanti akan saya sampaikan kepada Walikota Batam agar bisa dibahas secepatnya melalui Disnaker dan mengenai PP 78 tahun 2015, itu adalah hak dan kebijakan dari pemerintah pusat." kata Amsakar Achmad kepada para perwakilan buruh FSPMI.

Usai pertemuan itu, dengan tertib para pengunjuk rasa lalu meninggalkan kantor Walikota Batam.(Ag)

Editor : Agus Budi T