Monday, 28 November 2016

Ditresnarkoba Subdit I Polda Kepri berhasil amankan pil ekstasi baru jenis Metilon

 
{[["☆","★"]]}

Ditresnarkoba Subdit I Polda bersama Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian,MH saat melakukan konfrensi Pers di Malpolda Kepri, Senin (28/11/2016). 
Batam, Dinamika Kepri - Satu orang pelaku anisial SH kurir Sabu dan Extasi mematikan jenis Metilon berhasil ditangkap setelah aktifitasnya saat dilautan lepas Kepulauan Riau, berhasil diungkap oleh Ditresnarkoba Subdit I Polda Kepri pada tanggal 21November 2016 lalu, di pelabuhan Teluk Uma di Tanjung Balai Karimun, Kepri.

SH ditangkap pada malam hari setelah kapal Speed yang di carternya berlabuh sandar. Dari pelaku warga Tanjung Balai Karimun ini, Petugas Polisi menemukan barang bukti berupa 2 jenis Narkoba sabu seberat  500 Gram dan  Pil extasi Metilon sebanyak 920 butir yang di simpan di dalam lipatan celana Jeans di bungkus Plastik di dalam tasnya.

Dalam Pers rilis, Senin (28/11/2016) kepada Media, Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian,MH mengatakan, Pelaku tersebut ditangkap karena membawa Narkoba dari negeri Jiran Malaysia.

"Namanya anisial SH. Pelaku ini ditangkap di pelabuhan Teluk Uma Tanjung Balai Karimun pada tanggal 21 November 2016 lalu . Pelaku ditangkap pada malam hari.  Ia membawa narkoba dari Malaysia. Saat diamankan dan diperiksa pelaku ini membawa 500 Gram Sabu dan Pil Ekstasi jenis Metilon sebanyak 920 butir. Pelaku ini diamankan berdasarkan Informasi dari IT yang berada di Polda Kepri. kalau jenis Pil Ekstasi ini namanya Metilon, efeknya 4 kali lebih kuat dari Pil ekstasi biasa." terang Kapolda.

Selain itu, Kapolda Sam Budigusdian juga menuturkan bahwa pelaku ini adalah sebagai kurir yang dikedalikan sesorang dari Lapas Tanjung Pinang.

" Pelaku ini kurir, dan dia dikedalikan sesorang dari Lapas Tanjung Pinang," kata Kapolda lagi.

Selain barupa 2 jenis narkoba, barang-barang lain milik pelaku ini juga turut diamankan, antara lain, 1 unit hendpon,1 satu lembar KTP, 1 Paspor Republik Indonesia, 1 lembar tiket Kapal Fery, 1 unit sepeda motor honda Beat Nopol BP 3661 YK, Uang tunai Malaysia 72 Ringgit, 1 celana jeans dan 1  tas Ransel.

Pelaku ini terang Kapolda masuk ke Malaysia secara resmi namun pulangnya melalui jalur gelap dengan mencarter kapal Speed dari Malayasia, setelah sampai di perbatasan ia kembali mencanter Speed dari Indonesia menuju Tanjung Balai Karimun. namun setelah kapalnya berlabuh SH langsung ditangkap oleh jajaran Ditresnarkoba Subdit I Polda Kepri.

Sebelum mengakhirinya keterangan hasil penangkapan ini, Kapolda juga mengatakan bahwa jenis ekstasi yang diamankan tersebut, adalah jenis pil ekstasi baru sama hal seperti yang pernah digunakan oleh artis ternama RA beberapa waktu yang lalu.

" Ya,  ini jenis Ekstasi baru, Pil kekuatannya 4 kali lebih kuat dari yang pil biasanya, Pil ini sama seperti yang pernah digunakan artis RA dulu." Tandas Sam Budigusdian mengakhiri.

Maka dari perbuatannya ini pelaku, ia akan di jerat Pasal 112  ayat 2 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun Penjara plus denda kepada negara. (Ag)


Editor : Agus Budi T