Wednesday, 30 November 2016

Demo 212 Agar Ahok Ditahan, Bukanlah Makar

 
{[["☆","★"]]}


Jakarta, Dinamika Kepri - Demo 212 nanti adalah demo untuk menyegerakan tersangka si penista agama, Ahok agar ditahan, bukanlah untuk melakukan makar seperti apa yang santer di isukan belakangan ini. Hal tersebut, seperti apa yang diungkapkan oleh Imam Besar FPI, Habib Rizieq di kantor MUI pusat, Senin (28/11) Kemarin.

“Murni tak (ada kepentingan lain). Ini bukan aksi anti China, anti kristen, juga bukan aksi SARA, bukan aksi politik pilkada, bukan makar. Ini aksi penegakan hukum, aksi penista’an agama, aksi guna menuntut keadilan,” ungkap Rizieq.

Target dari demo aksi bela Islam season III ini sendiri adalah murni untuk menuntut keadilan terhadap pemerintah, dalam hal ini pihak Kepolisian serta Kejaksaan Agung, guna sesegera mungkin menahan saudara Ahok yang dinilai telah mencedrai kerukunan antar umat beragama, atau dalam hal ini menistakan Al-Qur’an lewat QS Al Maidah 51 kala melakukan kunjungan dinas di Kep. Seribu beberapa waktu lalu.

Untuk itu, guna mengantisipasi terjadinya prilaku anarkis di Demo 212 nanti, pihaknya, dalam hal ini GNPF, telah melakukan koordinasi dengan pihak TNI beserta Polri lewat musyawarah yang dilakukan pada Senin (28/11) siang kemarin. Dimana, dalam pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah poin kesepakatan. Yang dantaranya, venue aksi damai jilid III hendak difokuskan di area Monas serta Masjid Istiqlal.

Menjaga ketertiban serta keamanan secara bersamaan, lewat satgas gabungan dari pihak TNI, Polri, Satpol PP, serta dari dari pihak GNPF MUI sendiri. Selain itu, batas waktu unjuk rasa yang telah disepakati bersama adalah 5 jam, yakni dari jam 08:00 hingga pukul 13:00 wib. Dimana, acara kegiatan demo 212 itu sendiri akan diisi dengan sejumlah kegiatan Islami, mulai dari zikir bersama, sholat Jum’at hingga Tabligh Akbar.

Untuk sarana dan prasarana, pihak kepolisian beserta pemprov DKI telah melakukan koordinasi dengan menyiapkan segala kebutuhan akomodasi di venue Lapangan Monas nanti. Seperti apa yang diungkapkan Kapolri, Tito Karnavian kala ditemui di Polda Metro Jaya.

“Keselamatan masyarakat yang datang itu yang utama. Kami (polisi) bakal bantu akomodasi panggung, parkir, tempat wudhu, toilet, pintu masuk-keluar, serta sund sistem,” ungkap Tito.

Source  : szaktudas.com