Wednesday, 2 November 2016

BP Batam di demo kembali, Pendemo : Hapuskan UWTO, Usir Andiantono dari bumi Batam

 
{[["☆","★"]]}

Ribuan masyarakat Batam berunjuk rasa di depan gedung Kantor BP Batam, Rabu (2/11/2016).
Batam, Dinamika Kepri - Ribuan masyarakat Batam yang menamakan diri Melayu Melawan, Rabu (2/11/2016) pagi datang mendemo BP Batam guna meminta penghapusan UWTO sekaligus ingin mengusir Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono dari Batam karena dianggap telah melukai hati para pendemo alasannya karena sebelumnya dalam pemberitaan, Humas BP Batam tersebut pernah menyebutkan, bahwa Batam itu adalah Hutan.

Selain beroarasi minta hapuskan UWTO dan usir Andiantono dari bumi Batam, pendemo juga membawa keranda peti mati. pendemo juga ngotot meminta pemerintah pusat agar dapat segera membubarkan BP Batam, alasannya keberadaan BP Batam sekarang ini, sudah tidak diperlukan lagi.

Aksi demo sempat terjadi ketagangan pasalnya yang mereka harapakan ketua BP Batam bisa hadir ditengah mereka untuk menanggapi tuntutan mereka, tidak terpenuhi dan malah diwakilkan Deputi V Gusmardi Bustami, tak pelak Deputi V tersebut malah dipermalukan pendemo.

"Maaf..Bapak tak usah banyak ngomong, Percuma, bapak juga tidak bisa mengambil keputusannya, jadi turun saja dari situ, kami mau dengan ketua BP Batam, itu saja, jadi mohon bapak hentikan saja semua omogan bapak itu, kami hanya mau  Hatanto Reksodiputro yang akan menanggapi tuntutan kami ini." kata orator kepada Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami.

Kepada pendemo, Gusmardi Bustami mengatakan kalau untuk saat ini ketua Batam, Hatanto Reksodiputro tidak bisa hadir karena sudah 3 hari ini tidak di Batam.

Mendengar itu, para pendemo malah semakin tambah geram, kata orator itu alasan, merek juga mengancam akan mendirikan tenda dan segera mengusai Gedung BP Batam jika Hatanto Reksodiputro tidak mau menemui mereka.

Sampai saat ini situasi demo tampak masih kondusif dan berjalan damai, kendati demikian pagar pembatas kawat berduri yang dipasangi Polisi di depan pintu masuk, rusak setelah terinjak karena para pengunjuk rasa ingin memaksa masuk.

Aksi demo ini tampak dijaga ketat dari berbagai kesatuan polisi, dan untuk memastikan aksi demo ini tetap berjalan tertib, Kapolres Barelang, Kombes Pol Helmy Santika melalui pengeras suara ia meminta agar semua pengunjuk rasa yang ingin menyampaikan niatnya dapat melakukannya dengan tertib dan jangan mau terpancing oleh provokasi.

Selain Kapolres Barelang, Pagi sebelum demo di mulai, Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian. MH dari pesawat Helikopter milik Polda Kepri juga melakukan cek lokasi dari atas. namun tidak berlangsung lama, setelah mengelilingi dua kali,  Heli yang ditumpangi Kapolda Kepri tersebut, tidak kelihatan lagi.

Sampai berita dimuat, aksi demo ini masih terus berlanjut. Seperti apa yang telah mereka katakan sebelumnya, katanya mereka akan terus menunggu kedatangan ketua BP Batam jika perlu akan mendirikan tenda dan bila perlu akan mengusai kantor BP Batam.(Ag)

Editor : Agus Budi T