Saturday, 5 November 2016

Bangunan pasar di Tiban Kampung asal jadi, Tanahnya turun gedungnya nyaris runtuh

 
{[["☆","★"]]}

 pasar di Tiban Kampung
Sarana perdagangan pasar Tiban Kampung kelurahan Tiban Indah, Sekupang, Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Pembangunan sarana perdagangan pasar Tiban Kampung kelurahan Tiban Indah, Sekupang, Batam tampak sudah selesai di bangun, namun kondisinya sangat memperihatinkan, dimana permukaan tanahnya turun, hingga membuat lantainya retak, bahkan gedung nyaris runtuh.

Selain itu, kondisi lantainya juga tidak maksimal, tampak tidak mulus, kelihatan seperti dicakari ayam terkesan asal jadi, yang penting proyek selesai dan uang cair.

Dan yang paling parahnya lagi, dugaan proyek mainan oknum pejabat Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kota Batam ini, tidak ada peminat, sebab sudah berbulan hingga saat ini, kosong tidak ada aktivitas.

Tampak tidak maksimal.

Selain itu lagi, Proyek yang dimenangkan oleh CV.Sonica Jaya dan menelan Rp 1.2 Miliar ini, tampak seperti proyek penghambur-hamburan uang rakyat,  tidak tepat guna. Kesannya yang penting ada proyek.

Menurut masyarakat sekitar menuturkan, Pembangunan  pasar tersebut selama pantuannya, memang tidak sesuai dengan Besteknya, maka itu ia tidak heran dengan hasilnya.

" Dari pantuan saya selama ini sejak bangunan Itu didirikan, memang tidak sesuai dengan besteknya, contoh kecilnya saja, tanah itukan dulunya banyak sampah, kalau menurut besteknya itu sampahnya harus di gali dibuang diganti dengan tanah bouksid, tetapi saya lihat itu tidak ada, ditimpa begitu saja, makanya sekarang lantainya jadi retak-retak, mungkin sebentar lagi runtuh itu bangunan," kata seorang warga sekitar yang tidak mau menyebutkan namanya, menuturkan kepada awak media ini, Sabtu (5/11/2016).

Tampak seperti gambar diatas, bangunan pasar ini tidak ada aktivitas transaksi dagangnya, tampak masih kosong, diduga warga tidak mau menyewa lantaran kondisinya sangat memprihatinkan.

Sebelumnya kepada media, Selasa (16/2/2016), Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kota Batam Rudi Syakyakirti mengatakan, anggaran pembangunan pasar ini berasal dari alokasi dana dari pusat yakni  sebesar Rp1,8 miliar, Namun realisasinya lambat maka diundur hingga memasukkannya ke  APBD murni tahun berjalan tahun 2016.(Ag)

Editor : Agus Budi T