Wednesday, 2 November 2016

Aneh..!! Taman RTH Gajah Mada Sekupang dikerjakan, Tapi papan proyeknya tidak ada

 
{[["☆","★"]]}

Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gajah Madah Sekupang, Batam.

Batam, Dinamika Kepri - Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gajah Mada Sekupang, Batam tepatnya di depan seberang jalan Cipta Puri  saat ini. Rabu (2/11/2016) dikerjakan lagi  tampa ada papan proyeknya.

Saat ditanya dimana papan proyek yang sedang mereka, kepada media ini salah satyu pekerja  di Taman RTH Gajah Madah Sekupang  tersebut mengatakan, papan proyeknya tidak ada.

"Papan proyeknya tidak ada, untuk lebih jelasnya, silakan tunggu datang pemborong saja,'' kata pekerja menjelaskan.

Sebelumnya, proyek  Taman RTH Gajah Madah Sekupang ini dibangun oleh dinas tata kota (Distako) Batam pada tahun 2013 yang tendernya dimenangkan oleh CV. Olih dengan nilai kontrak Rp 367.500.000. Proyek ini saat itu disebut dengan nama Penataan RTH Gajah Madah Lanjutan (1 Paket).

Namun setelah 3 tahun berlalu, Taman ini kembali dikerjakan tampa ada papan proyek dilokasi kerja dan parahnya lagi ketika di cek di  Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemko Batam, pekerjaan ini tidak ada daftarnya. Kesannya  ini proyek Siluman.

Melihat adanya keganjilan ini,  Rabu (2/11/2016) pagi awak media ini mencoba menanyakan tentang Proyek RTH  tersebut kepada pejabat yang bertugas di Distako Batam, namun sayang tidak ada jawaban, sebab melalui petugas penerima tamu, orang berkopenten didalamnya berlasan tidak sedang di tempat, padahal waktu saat itu masih menunjukkan jam kerja.

Proyek ini layak dicurgai, proyek taman RTH di Batam banyak bermasalah dimana dugaannya kalau proyek taman hanya sebagai pintar-pintaran para oknum kepara kepala Dinas Batam untuk menambah uang saku mereka.

Apa bedanya seperti Penataan lanjutan Taman Wijaya Sekupang anggaran Tahun APBD 2015 sebesar Rp 782,587,903, atau Rp 782,5 juta. Tidak ada pemenang tendernya, Namun proyeknya rampung dikerjakan. Diduga kuat seperti itulah mereka ( Kepala Dinas=red ) di Batam mainnya memaikan peran wewenang jabatannya.

Dan itu hanya contoh kecil yang ketahuan saja,  Itulah  hebatnya oknum pejabat di Batam. Memang super gila, anggaran Rp 782,5 juta bisa dimain-mainkan oleh Pihak PPK DKP.

Mengenai hal Penataan lanjutan Taman Wijaya Sekupang anggaran Tahun APBD 2015 sebesar Rp 782,5 juta itu, Kepada awak media ini sebelujmnya, Irwan Syahputra dan Cipto mengatakan, kalau ia lupa dan akan segera membuat berita acaranya.  Aneh bin nyata sudah 1 tahun proyek berlalu, namun tidak ada berita acaranya. 

Dan paling parahnya lagi, semua laporan tentang penggunaan APBD tahun 2015 kurang lebihnya sudah diaminkan,  disepakati dan ditandatangani oleh Dprd Kota Batam, jika sudah demikian kesannya, sudah asin, abuk alias masuk angin. (Ag)

Editor : Agus Budi T
Disalin dari www.dinamikakepri.com, Harap tampilkan sumbernya jika mengcopy dan memostingnya kembali, jika tidak, akan beresiko terhadap laman website anda. Terimakasih, Salam dari Admin.