Friday, 21 October 2016

Warga MKGR berang, Cv. Anugerah Sakti dituding Mark-up anggaran semenisasi


Batam, Dinamika Kepri - Pengerjaan jalan umum yang dilakukan oleh CV Anugerah Sakti  di Perumahan MKGR, Kecamatan Batuaji, bermasalah dengan warga setempat diduga anggaranya telah dimark-up untuk memperkaya diri, pasalnya pembangunan jalan ini tidak sesuai dengan nilai kontrak kerjanya sebab ukurannya kurang dari 36 Meter, dari yang ditentukan oleh pemerintah kota Batam.

Menanggapi hal ganjil ini, kepada media, Ketua RW 10 Perum MKGR, Alhikmah mengatakan, berdasarkan dari hasil pengukuran yang mereka lakukan sangat mengejutkan, mereka menemukan keanehan sebab panjang jalan kurang 36 Meter dari yang sudah ditentukan

Padahal sesuai kontraknya panjang jalan yang akan di semenisasi yaitu sepanjan 500 Meter, namun yang dikerjakan pihak kontraktor hanya 464 Meter.

"Setelah kami melakukan pengukuran manual, kami mendapati panjang jalan hanya 464 meter, hasilnya jelas berkurang dari seharusnya," kata Alhikma kepada awak media ini, Jumat (21/10/2016).

Setelah dicrossek awak media dipapan pengumuman proyek, terlihat proyek jalan ini bernilai Rp1.396.781.350.

Melihat keanehan ini, Nasrul  seorang RT juga mengakunya sudah merasa curiga melihat pekerjaan jalan yang ada di tempatnya itu.

Pantuan media ini,  hal-hal seperti tersebut di Batam sebenarnya bukan lagi hal yang mengejutkan, dan bukan Tabu, namun bagi masyarakat awam hal-hal seperti ini tentunya menjadi pertanyaan sebab  kesannya aneh dan sangat tidak logika, karena bisa dipastikan, 60℅ tender lelang kontruksi dan pengadaan barang di Pemko Batam, bermasalah dengan dugaan rentan tindak KKN maupun Gratifikasi.

Maka tidak heran jika Batam selama ini telah dijuluki sebagai  kota terkorup di Indonesia, dan itu nyata, contoh kecilnya saja seperti pembangunan jalan ini. (Cn)

Editor : Agus Budi T